Manggarai Barat Terkini

Bulog Labuan Bajo Komitmen Serap Jagung Hasil Panen Petani Seharga Rp 5.500 per Kg

Bulog Labuan Bajo, Manggarai Barat (Mabar), siap menyerap jagung hasil panen petani. Mereka sanggup membeli dengan harga Rp 5.500 per kilogram dengan

POS KUPANG/BERTO KALU
Panen raya jagung di Desa Siru, Kecamatan Lembor, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur. Selasa (11/3/2025). 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Berto Kalu

POS-KUPANG, LABUAN BAJO -  Bulog Labuan Bajo, Manggarai Barat (Mabar), siap menyerap jagung hasil panen petani. Mereka sanggup membeli dengan harga Rp 5.500 per kilogram dengan kadar air 15 persen. 

Komitmen itu disampaikan Pimpinan Cabang Bulog Labuan Bajo, Karyudi, saat panen raya jagung di Desa Siru, Kecamatan Lembor, Selasa (11/3).

"Serapan hasil panen sangat penting untuk menjaga kestabilan harga pangan petani, dan melindungi petani dari fluktuasi harga pascapanen yang tidak menentu," ujar Karyudi. 

Baca juga: Polisi Sidak Pasar di Labuan Bajo Tes Takaran MinyaKita 

Ketua Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Bengkes Nai Desa Siru, Karinus Sumarno mengatakan, rata-rata hasil panen jagung Gapoktan Bengkes Nai mencapai 4-7 ton per hektare. 

Pihaknya menyambut baik rencana serapan hasil panen oleh Bulog Labuan Bajo.

"Keputusan tersebut menguntungkan kami para petani," kata Karinus. 

Panen raya jagung di Desa Siru, Kecamatan Lembor, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur. Selasa (11/3/2025).
Panen raya jagung di Desa Siru, Kecamatan Lembor, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur. Selasa (11/3/2025). (POS KUPANG/BERTO KALU)

Kepala Bidang Ketahanan Pangan, Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan Mabar, Ahmad Rudi,  mengapresiasi Bulog yang menyerap hasil jagung petani dengan harga Rp 5.500.

"Kekhawatiran petani jagung selama ini adalah siapa yang membeli hasil panen mereka. Petani merasa senang dan bangga, karena mereka mendengar langsung komitmen Bulog untuk menyerap hasil panen dengan harga yang sangat bagus," kata Rudi.

Ia pun mendorong para petani yang tergabung dalam Gapoktan Bengkes Nai dan petani lainnya di Desa Siru untuk meningkatkan produktivitas dan memperluas areal lahan tanam. (uka)

Ikuti Berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved