Kamis, 4 Juni 2026

Belu Terkini

Sekda Belu Pimpin Rapat Persiapan Pelantikan Bupati dan Wakil Bupati 2025-2029

Sekda Johanes Andes Prihatin menjelaskan rapat ini merupakan langkah awal untuk menyusun dan mengoordinasikan berbagai persiapan menjelang pelantikan.

Tayang:
Penulis: Agustinus Tanggur | Editor: Eflin Rote
POS-KUPANG.COM/HO-PROKOPIM BELU
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Belu, Johanes Andes Prihatin, memimpin rapat persiapan pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Belu periode 2025-2029, berlangsung di ruang kerja Sekda Rabu (6/3/2025) dan dihadiri para asisten Sekda serta seluruh pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Belu 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Agustinus Tanggur

POS-KUPANG.COM, ATAMBUA - Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Belu, Johanes Andes Prihatin, memimpin rapat persiapan pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Belu periode 2025-2029. 

Rapat ini berlangsung di ruang kerja Sekda Rabu (6/3/2025) dan dihadiri para asisten sekda serta seluruh pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) Kabupaten Belu.

Sekda Johanes Andes Prihatin menjelaskan rapat ini merupakan langkah awal untuk menyusun dan mengoordinasikan berbagai persiapan menjelang pelantikan.

"Rapat ini bersifat pendahuluan. Kita akan terus berkoordinasi dan menyiapkan berbagai hal menjelang pelantikan," ujarnya.

Lebih lanjut, sekda mengungkapkan seluruh proses di DPRD Belu telah selesai. Saat ini, dokumen pengusulan pelantikan tengah diproses oleh Gubernur NTT untuk disampaikan kepada Menteri Dalam Negeri (Mendagri) sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Menurut sekda, kepastian mengenai tanggal pelantikan masih menunggu informasi lanjutan. Sehingga dengan adanya kejelasan jadwal, pemerintah daerah dapat melakukan persiapan secara maksimal.

"Setelah pelantikan, tahapan berikutnya adalah serah terima jabatan, baik untuk bupati dan wakil bupati, maupun ketua dan wakil ketua Tim Penggerak PKK. Biasanya, serah terima ini dilakukan dalam satu rangkaian acara. Teknisnya akan kita sesuaikan dengan arahan dan petunjuk dari gubernur, jika pelantikan dilaksanakan oleh Gubernur NTT," jelasnya.

Selain membahas persiapan teknis pelantikan, rapat ini juga menyinggung integrasi program kerja bupati dan wakil bupati ke dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).

Sekda menyebutkan, tim transisi telah bertemu dengan tim dari Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah (BP4D) Kabupaten Belu untuk menyusun RPJMD teknokratik.

"Kita harus memastikan bahwa visi dan misi bupati dan wakil bupati dapat terintegrasi dengan baik ke dalam RPJMD yang saat ini sedang dalam tahap penyelesaian. Ini akan menjadi salah satu dokumen utama yang pertama kali disampaikan kepada bupati dan wakil bupati setelah resmi dilantik," ujarnya.

Baca juga: Balai POM Belu Intensifkan Pengawasan Pangan dan Takjil Selama Ramadan 1446 H

Selain itu, Sekda juga menyampaikan bahwa pemerintah daerah siap memfasilitasi acara syukuran setelah pelantikan. Namun, teknis acara, termasuk waktu dan tempat pelaksanaannya, akan ditentukan berdasarkan arahan dari bupati dan wakil bupati.

"Kami juga telah meminta asisten I untuk berkoordinasi dengan pimpinan DPRD terkait agenda pasca-pelantikan, termasuk penyampaian pidato perdana oleh bupati dan wakil bupati dalam rapat paripurna DPRD," tambahnya. (gus)

Ikuti Berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved