Belu Terkini
Kadis PKO Belu Sebut 1.187 Guru PPPK Gaji Sesuai UMK
Ia menjelaskan, besaran gaji atau honor guru PPPK disesuaikan dengan Upah Minimum Kabupaten (UMK) Belu, yakni sekitar Rp1,7 juta lebih.
Penulis: Agustinus Tanggur | Editor: Oby Lewanmeru
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Agustinus Tanggur
POS-KUPANG.COM, ATAMBUA - Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (PKO) Kabupaten Belu, Aloysius Fahik, menyampaikan jumlah guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di wilayah tersebut mencapai 1.187 orang.
“Guru PPPK penuh waktu berjumlah 953 orang, sedangkan paruh waktu 234 orang, sehingga total keseluruhan 1.187,” ujar Aloysius saat diwawancarai di ruang kerjanya, Selasa (2/5/2026).
Ia menjelaskan, besaran gaji atau honor guru PPPK disesuaikan dengan Upah Minimum Kabupaten (UMK) Belu, yakni sekitar Rp1,7 juta lebih.
Aloysius menegaskan pengelolaan pendidikan di Kabupaten Belu membutuhkan keterlibatan semua pihak, tidak hanya pemerintah dan guru, tetapi juga orang tua dan lingkungan sekitar.
Baca juga: Bupati Belu Willy Lay Ajak Warga Perbatasan Jadikan Pancasila Pegangan Hidup
“Kita berharap pengelolaan pendidikan ini dilakukan bersama-sama antara guru di sekolah, pemerintah, dan juga orang tua,” katanya.
Menurutnya, peningkatan kemampuan literasi dan numerasi siswa menjadi salah satu fokus utama yang harus segera ditingkatkan. Hal tersebut sangat dipengaruhi oleh kompetensi guru dan pemerataan tenaga pendidik.
“Urusan pendidikan ini sangat ditentukan oleh kompetensi guru dan pemerataan. Kalau guru memiliki kompetensi yang baik dan menjalankan tugasnya dengan maksimal, maka anak-anak kita juga akan berkembang dengan baik,” jelasnya.
Ia juga menekankan pentingnya peran lingkungan dan keluarga dalam mendukung proses belajar siswa, serta intervensi pemerintah yang harus cepat dan tepat sasaran.
“Semua komponen harus bergerak bersama. Peningkatan kualitas pendidikan harus cepat, tepat sasaran, dan tidak boleh ada penundaan,” tegasnya.
Sebagai upaya peningkatan kompetensi guru, Dinas PKO Belu juga telah melaksanakan pelatihan metode Gasing (Gampang, Asyik, dan Menyenangkan), khususnya dalam pembelajaran matematika.
“Kami sudah melaksanakan pelatihan Gasing untuk meningkatkan kompetensi matematika guru. Hasilnya cukup baik,” ungkapnya.
Ke depan, pihaknya akan melakukan monitoring dan evaluasi terhadap para guru yang telah mengikuti pelatihan tersebut, termasuk melihat sejauh mana penerapannya di sekolah.
“Nanti kita akan lihat bagaimana guru-guru yang sudah ikut pelatihan ini menerapkan di sekolah. Kita akan monitor dan evaluasi. Kalau efektif, pelatihan ini akan dilanjutkan untuk guru-guru lainnya,” pungkasnya. (gus)
Ikuti berita POS-KUPANG. COM Lainnya di GOOGLE NEWS
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/Kepala-Dinas-PKO-Belu.jpg)