Rote Ndao Terkini

Hadir di Gedung DPRD, Bupati Rote Ndao: Mari Kita Main Bersih

Saatnya kita bergandengan tangan, kita bersama-sama, kita gotong-royong untuk membangun daerah ini tanpa ada sekat-sekat politik

Penulis: Mario Giovani Teti | Editor: Rosalina Woso
POS-KUPANG.COM/MARIO GIOVANI TETI
FOTO BERSAMA BUPATI - Bupati dan Wabup Rote Ndao, Paulus Henuk-Apremoi Dethan foto bersama pimpinan dan anggota DPRD Rote Ndao usai sidang paripurna. Rabu, (5/3/2025). 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Mario Giovani Teti

POS-KUPANG.COM, BA'A - Bupati Rote Ndao, Paulus Henuk menyampaikan pidato perdana dalam Sidang Paripurna DPRD Kabupaten Rote Ndao di ruang sidang utama. Rabu, (5/3/2025).

Acara ini dihadiri oleh Wakil Bupati Rote Ndao, Apremoi Dudelusy Dethan, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah, Sekretaris Daerah, Jonas Selly, Sekwan, Benyamin Koamesah, Komisioner KPU dan Bawaslu Rote Ndao, serta para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), pimpinan partai politik, camat, lurah, tokoh agama dan tokoh masyarakat.

Rapat paripurna dibuka oleh Wakil Ketua 1 DPRD Rote Ndao, Denison Moy didampingi Wakil Ketua 2, Lasarus Pah serta para Anggota DPRD.

Sebelum memaparkan visi-misi, Paulus Henuk mengucapkan terima kepada KPU, Bawaslu, TNI-Polri, stakeholder terkait yang telah sukses menyelenggarakan dan mengawal pesta demokrasi dari pemilihan legislatif hingga pemilihan kepala daerah tahun 2024.

Baca juga: Pimpin Apel Perdana, Bupati Rote Ndao: Sudahi Perbedaan Politik, Saatnya Urus Rakyat

"Tak lupa kami menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada seluruh masyarakat Rote Ndao
yang telah menggunakan hak pilihnya pada pemilihan tahun 2024 yang lalu. Sehingga dari proses demokrasi tersebut, kami dipercaya untuk memimpin daerah ini selama lima tahun ke depan," tutur Paulus.

Menurut dia, kepercayaan ini merupakan sebuah tanggung jawab besar dan suatu kehormatan sekaligus panggilan pengabdian yang tidak akan disia-siakan.

Paulus berkomitmen dirinya bersama wakil bupati akan kerja nyata, kerja keras, berdedikasi dan berkomitmen untuk memajukan daerah yang bermuara pada kesejahteraan masyarakat Rote Ndao.

Ia bersama wakil bupati ingin menciptakan sistem pemerintahan yang bersih, transparan dan pemerintahan yang efektif, efisien sehingga kepercayaan masyarakat terhadap institusi pemerintah semakin kuat.

Dikatakan Paulus, tata kelola yang baik akan menjadi kunci utama dalam mencapai tujuan pembangunan yang berkelanjutan. Sebagai langkah awal dalam kepemimpinan ini, dia ingin mengingatkan bahwa pembangunan Kabupaten Rote Ndao harus dilakukan secara terencana, inklusif dan berkelanjutan.

Sebab itu, Paulus dan Apremoi mengusung visi besar yang menjadi arah kemudahan Kabupaten Rote Ndao dalam masa kepemimpinan selama lima tahun yaitu Transformasi Rote Ndao dalam Bingkai Ita Esa (kita satu). Kemudian transparan, adil, cerdas, sehat, sejahtera, dan kompetitif.

Dikisahkannya, selama delapan hari di Magelang, dia dan wakil bupati telah ditempa dan ada pesan-pesan yang sangat penting dari arahan Presiden Republik Indonesia. Paulus mengatakan, Presiden menginginkan agar semua daerah menjalankan roda pemerintahan secara efektif dan efisien.

Efisiensi Anggaran, Uang Kabupaten Rote Ndao Dipotong Rp. 55,6 Miliar

Dalam pidatonya, Paulus mengaku, tahun 2025, Pemerintah Kabupaten Rote Ndao diperhadapkan dengan persoalan adanya efisiensi yang dilakukan oleh Presiden Republik Indonesia.

"Anggaran infrastruktur Kabupaten Rote Ndao diefisien atau dipotong senilai Rp.55.600.000.000," sebut Paulus.

Halaman
1234
Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved