NTT Terkini

BI NTT Dukung Perluasan Pasar UMKM Lewat IKRA Indonesia 2025

IKRA Indonesia merupakan wadah yang mempertemukan pelaku usaha syariah di bidang fashion serta makanan dan minuman halal. 

Penulis: Elisabeth Eklesia Mei | Editor: Rosalina Woso
POS-KUPANG.COM/HUMAS BI
SAMBUTAN - Kepala Perwakilan Bank Indonesia NTT, Agus Sistyo Widjajati memberikan sambutan dalam kegiatan Capacity Building UMKM Halal di Hotel Harper, Kota Kupang (3/2/2025). 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Eklesia Mei

POS-KUPANG.COM, KUPANG- Bank Indonesia (BI) Nusa Tenggara Timur (NTT) mendukung perluasan pasar Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di NTT lewat Industri Kreatif Syariah (IKRA) Indonesia tahun 2025.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia NTT, Agus Sistyo Widjajati mengatakan, BI NTT berkomitmen untuk proaktif dalam memajukan UMKM syariah di NTT. 

Menurutnya, penerapan prinsip syariah dan halal akan mendukung perluasan pasar produk UMKM NTT, baik pada level nasional maupun global. 

“BI NTT akan memfasilitasi pelatihan dan pendampingan bagi UMKM di bidang mode busana serta makanan dan minuman berbasis halal agar dapat bergabung pada Industri Kreatif Syariah (IKRA) 2025. Kegiatan ini adalah salah satu dari rangkaian program Road to Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) 2025,” ungkap Agus saat membuka kegiatan Capacity Building UMKM Halal di Hotel Harper, Kota Kupang (03/02/2025).

Baca juga: Jadwal Kapal Ferry ASDP Kupang NTT Selasa 4 Februari 2025 KMP Ile Labalekan Kupang-Kalabahi PP

Agus menjelaskan, IKRA Indonesia merupakan wadah yang mempertemukan pelaku usaha syariah di bidang fashion serta makanan dan minuman halal. 

“IKRA mengumpulkan para pelaku usaha syariah di sektor tersebut agar dapat dikembangkan secara holistik, yang mencakup pengembangan kapasitas, penguatan branding dan marketing, serta perluasan pasar baik dalam maupun luar negeri,” jelasnya.

Dia menyebut, UMKM Provinsi NTT sangat antusias dalam dalam mengikuti giat capacity building IKRA Indonesia 2025. Yang mana, terdapat 48 (empat puluh delapan) UMKM NTT yang berpartisipasi pada kegiatan ini. 

“Dari seluruh UMKM yang bergabung, terdapat 24 (dua puluh empat) UMKM fashion, dan 24 (dua puluh empat) UMKM dari subsektor makanan dan minuman,” bebernya.

Untuk diketahui, BI NTT menghadirkan 2 (dua) tim national expert yang menjadi pendamping kegiatan capacity building ini, yaitu Wignyo Rahadi, pendamping UMKM NTT subsektor mode busana dan Chef Herman, selaku pendamping UMKM NTT subsektor makanan dan minuman. (cr20)

Ikuti Berita POS-KUPANG.COM Lainnya di GOOGLE NEWS

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved