Provinsi NTT Terkini
Mengejutkan, Komisi V DPRD NTT Temukan Guru Mengabdi Belasan Tahun Tidak Terdaftar di Database BKN
Mengejutkan, Komisi V DPRD NTT Temukan Guru Mengabdi Belasan Tahun Tidak Terdaftar di Database BKN
Penulis: Irfan Hoi | Editor: Adiana Ahmad
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Irfan Hoi
POS-KUPANG.COM, KUPANG - Sebuah kondisi yang cukup mengejutkan ditemukan Komisi V DPRD NTT saat berkunjung ke SMA Negeri Insana Tengah, Desa Maubesi, Kecamatan Insana Tengah, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) pada Jumat (24/01/2025).
Bagaimana tidak ada Guru Mengabdi Belasan Tahun di sekolah itu tidak terdaftar di Database BKN ( Badan Kepegawaian Negara ).
Komisi V DPR NTT yang dipimpin Wakil Ketua Komisi V DPRD NTT, Agustinus Nahak, didampingi anggota komisi, Koordinator Pengawas, Kepala Sekolah SMAN Insana Tengah, Ketua Komite Sekolah, serta para guru, menemukan Ada guru yang sudah belasan tahun mengajar tetapi belum terdata di BKN.
“Ada guru yang sudah belasan tahun mengajar tetapi belum terdata di BKN. Ini harus ditelusuri untuk mengetahui di mana letak kesalahannya. Kami akan menyerap aspirasi ini dan berupaya mencari solusi bersama, baik di tingkat provinsi maupun pusat,” ujarnya.
Baca juga: Tiga Kategori Non ASN Yang Bisa Daftar PPPK 2024 Tahap 2, Ada Pelamar Prioritas, Ini Kriterianya
Kunjungan Komisi V DPRD NTT ini bertujuan untuk mendengar aspirasi dan melihat langsung kondisi pendidikan di sekolah tersebut.
Rombongan kunjungan dipimpin oleh Wakil Ketua Komisi V DPRD NTT, Agustinus Nahak, didampingi anggota komisi, Koordinator Pengawas, Kepala Sekolah SMAN Insana Tengah, Ketua Komite Sekolah, serta para guru.
Dalam keterangannya, Agustinus Nahak menjelaskan bahwa kunjungan ini difokuskan untuk menggali berbagai persoalan terkait pembelajaran, ketersediaan sarana prasarana, serta penanganan peserta didik.
“Kunjungan ini menjadi kesempatan untuk memahami kondisi pendidikan secara langsung, sehingga kami dapat memberikan kontribusi nyata dalam pembenahan pendidikan, khususnya di SMAN Insana Tengah,” kata dia, Sabtu (25/1/2025).
Pertemuan dengan para guru juga menjadi agenda utama, di mana diskusi dilakukan untuk mendengar masukan terkait keberlangsungan pembelajaran dan tantangan yang dihadapi.
Salah satu temuan penting dalam diskusi tersebut adalah adanya sejumlah guru yang telah mengabdi belasan tahun tetapi belum terdata dalam Badan Kepegawaian Negara (BKN).
Baca juga: Pengelolaan Dana Program Jaminan Pensiun BPJS Ketenagakerjaan Capai Rp 189,2 Triliun
Agustinus Nahak menyoroti temuan ini sebagai masalah serius yang harus segera ditangani. DPRD NTT akan membawa aspirasi itu dan berupaya mencari jalan keluar.
Ia juga menekankan pentingnya peran aktif semua pihak dalam menciptakan lingkungan belajar yang kondusif dan mendukung perkembangan peserta didik.
Komitmen untuk bekerja sama dengan pemerintah daerah, provinsi, pusat, serta lembaga pendidikan disebut sebagai langkah penting untuk membawa perubahan positif di dunia pendidikan.
Melalui kunjungan ini, Komisi V DPRD NTT berharap dapat menjadi jembatan antara para pemangku kepentingan di dunia pendidikan dengan pemerintah. Sehingga persoalan-persoalan seperti kekurangan sarana prasarana dan permasalahan administratif guru dapat segera ditangani.
Kegiatan kunjungan kerja ini menjadi salah satu upaya nyata dari DPRD NTT untuk meningkatkan kualitas pendidikan di daerah, terutama di wilayah yang menghadapi tantangan seperti di Insana Tengah. (fan)
Ikuti berita POS-KUPANG.com di GOOGLE NEWS
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.