Renungan Harian Katolik
Renungan Harian Katolik Kamis 23 Januari 2025, “Ingin dijamah oleh-Nya”
bacaan-bacaan suci hari ini merujuk kepada Yesus sebagai Imam Agung yang datang untuk menyelamatkan semua orang
Oleh : Bruder Pio Hayon
POS-KUPANG.COM - Renungan Harian Katolik Kamis 23 Januari 2025, “Ingin dijamah oleh-Nya”
Hari Kamis Pekan Biasa II
Bacaan I: Ibr. 7: 25-8:6
Injil: Markus 3: 7-12
“Ingin dijamah oleh-Nya”
Saudari/a yang terkasih dalam Kristus
Salam damai sejahtera untuk kita semua. Menjamah seseorang yang memiliki kharisma tertentu adalah kerinduan kebanyakan orang karena merasa tertarik atau kagum.
Tujuannya adalah agar kerinduan kita bisa tercapai karena bisa menjamahnya. Apalagi kalau itu adalah Tuhan sendiri. Ini disebut kerinduan spiritual kita yaitu kita mampu ‘menjamah’ Tuhan atau mendekati Tuhan dalam kedosaan kita.
Saudari/a yang terkasih dalam Kristus
Hari ini kita merenungkan tema "Ingin dijamah oleh-Nya," yang membawa kita pada pemahaman mendalam tentang kehadiran dan kuasa Yesus dalam kehidupan kita.
Dalam bacaan Injil, kita melihat kerumunan orang yang mengikuti Yesus dengan harapan untuk dijamah dan disembuhkan. Maka permenungan kita dalam bacaan-bacaan suci hari ini merujuk kepada Yesus sebagai Imam Agung yang datang untuk menyelamatkan semua orang.
Dalam bacaan Ibrani (7:25-8:6), kita diingatkan bahwa Yesus adalah Imam Agung yang berfungsi sebagai perantara antara Allah dan manusia.
Dia mampu menyelamatkan kita sepenuhnya karena Dia hidup selamanya. Ini menunjukkan betapa besar cinta dan perhatian Tuhan kepada kita. Apakah kita menyadari bahwa setiap kali kita datang kepada-Nya dengan kerendahan hati, kita sedang membuka diri untuk dijamah oleh kasih-Nya?
Sedangkan di dalam Injil Markus (3:7-12), orang-orang berbondong-bondong mengikuti Yesus, berharap untuk dijamah dan disembuhkan dari berbagai penyakit.
Tindakan ini mencerminkan kerinduan mendalam untuk mengalami kuasa penyembuhan-Nya. Kita semua memiliki luka, baik fisik maupun emosional.
Apakah kita berani membawa segala beban dan luka kita kepada Tuhan, meminta agar Dia menjamah kita dan memberikan kesembuhan?
Yesus tidak hanya menyembuhkan secara fisik, tetapi juga memberikan pengharapan dan penguatan kepada orang-orang yang menderita.
Dalam kehadiran-Nya, kita menemukan kekuatan untuk menghadapi tantangan hidup. Apakah kita mencari kehadiran Tuhan dalam setiap aspek hidup kita?
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/PIO-HAYON_07.jpg)