Jumat, 10 April 2026

Renungan Harian Katolik

Renungan Harian Katolik Kamis 23 Januari 2025, Benih dan Tanah

Benih pada umumnya menunjuk pada hal-hal yang positif, misalnya keunggulan atau sesuatu yang berkualitas.

Editor: Rosalina Woso
POS-KUPANG.COM/HO-DOK
Pater John Lewar, SVD menyampaikan Renungan Harian Katolik Kamis (23/1/2025), Benih dan Tanah 

Oleh : Pastor John Lewar SVD

POS-KUPANG.COM - Renungan Harian Katolik Kamis 23 Januari 2025, Benih dan Tanah

Biara Soverdi St. Yosef Freinademetz, STM Nenuk Atambua Timor

Hari ke-6 Pekan Doa Sedunia
Lectio: Keluaran 16:1-5,9-15; Mazmur 78:18-19,23-24,25-26,27-28;
Injil : Matius 13:1-9

Meditatio:
Israel adalah salah satu negara yang paling maju dalam bidang industri pertanian. Kita angkat jempol untuk kemajuan yang sangat pesat ini.

Baca juga: Renungan Harian Katolik Selasa 21 Januari 2025, “Tuhan Atas Hari Sabat” 

Tanah yang tandus, padang gurun dapat diubah menjadi sebuah daerah yang hijau untuk dihuni. Tetapi lebih menarik adalah daerah Galilea yang sangat subur dengan pohon buah-buahan, sayur mayur dan gandum.

Tentu sistem pertanian saat ini sangat modern dan berbeda dengan zaman dahulu sehingga daerah Galilea dapat memberi makan kepada para penghuninya sepanjang tahun.

Di dalam bacaan Injil Matius (13: 1-9 ) hari ini Yesus mengatakan diriNya sebagai sang Penabur yang menaburkan benih sesuai seleraNya. Benih adalah SabdaNya dan merupakan tanda nyata hadirNya Kerajaan Allah.

Tempat jatuhnya benih adalah hati setiap pribadi yang mendengar Sabda dan melihat pribadi Yesus.

Dua pokok penting dalam perikop injil hari ini adalah benih dan tanah (Lidwina Suprapti PBHK, LBI,2020/07/12).

Benih pada umumnya menunjuk pada hal-hal yang positif, misalnya keunggulan atau sesuatu
yang berkualitas.

Seorang petani sering kali menyisihkan benih yang bagus untuk ditanam kembali. Benih tersebut berpotensi tumbuh dengan baik, sehingga melestarikan kehidupan selanjutnya. Benih yang dimaksudkan Yesus dalam perumpamaan hari ini adalah Firman Allah.

Firman Allah memiliki daya tumbuh yang luar biasa serta mengandung inti sari kehidupan. Benih yang ditaburkan di atas tanah akan melebur dan menyatu dengan tanah demi kehidupan yang baru. Demikian juga
halnya dengan firman Allah yang diwartakan kepada manusia.

Selanjutnya adalah tanah. Berbagai macam tanah ada di bumi: Ada yang berbatu-batu; ada yang kering dan tandus; ada yang gembur, subur, dan penuh humus.

Pada zaman sekarang, tanah bisa diolah dengan teknologi modern sehingga yang tandus berubah menjadi subur.

Sumber: Pos Kupang
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved