NTT Terkini

Bank NTT Rilis Capaian Selama Tahun 2024

Bank NTT yang terus memperkuat peran sebagai lokomotif Pembangunan Ekonomi di Provinsi Nusa Tenggara Timur mencatat sejumlah capaian selama 2024

|
Editor: Kanis Jehola
ISTIMEWA/POS-KUPANG.COM
Bank NTT yang terus memperkuat peran sebagai lokomotif pembangunan ekonomi di Provinsi Nusa Tenggara Timur mencatat sejumlah capaian selama tahun 2024. Foto kantor pusat Bank NTT. 

• Memberikan akses pembiayaan dengan syarat ringan bagi pelaku usaha ultra mikro. 

Pada 2024, KUMU telah didanai lebih dari 10.000 pelaku usaha dengan total plafon Rp150 miliar. 

Baca juga: Pj Wali Kota Kupang Apresiasi Kolaborasi Bank NTT dan Bank Jatim untuk Penguatan Ekonomi Daerah

Tahun 2025, target kita adalah meningkatkan akses ini hingga 15.000 pelaku usaha dengan plafon Rp200 miliar.

• Fokus pada sektor produktif seperti pengolahan hasil pertanian, peternakan, dan perdagangan lokal yang memiliki multiplier effect tinggi.

• Membantu pelaku UMKM untuk masuk ke pasar digital melalui kemitraan dengan platform e-commerce nasional seperti Tokopedia dan Bukalapak. 

Tahun 2024, sebanyak 3.000 UMKM telah onboarding ke platform digital ini dengan peningkatan transaksi sebesar 40 % dibandingkan tahun sebelumnya.

• Pada 2025, kita menargetkan setidaknya 5.000 UMKM baru bergabung ke ekosistem digital dengan dukungan program pelatihan intensif dan pembiayaan berbasis digital.

Bank NTT terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pertumbuhan UMKM (Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah) di Nusa Tenggara Timur melalui program pembinaan dan pendampingan yang inovatif. Berbagai inisiatif telah dilakukan untuk membantu pelaku UMKM memperluas jangkauan pasar, tidak hanya di tingkat lokal tetapi juga ke toko-toko, minimarket, toko oleh-oleh, dan platform e-commerce.

• Hingga kini, UMKM Binaan Bank NTT dari 23 cabang telah berhasil masuk ke 5 Gerai Alfamart, 85 Gerai Indomaret, 120 Minimarket, 60 Toko, 11 Galeri Dekranasda, 4 Platform E-commerce, dan 168 akun media sosial, yang mendukung promosi serta penjualan produk UMKM Bank NTT

4. Penguatan Tata Kelola

Dengan menerapkan prinsip-prinsip Good Corporate Governance (GCG), Bank NTT memastikan bahwa setiap langkah strategis Bank NTT dilakukan dengan Transparansi, Akuntabilitas, dan Profesionalisme.

Sesuai amanat RUPS LB tanggal 16 November 2024, salah satunya adalah penguatan tata kelola dengan membuka pendaftaran melalui Komite Remunerasi dan Nominasi (KRN) untuk Jabatan Komisaris Utama, Komisaris Independen, Jabatan Direktur Utama dan Direktur Kredit.

Baca juga: Bank NTT dan Bank Jatim Teken Shareholder Agreement, Dorong Peningkatan Kinerja dan Ekonomi

5. Pemenuhan Modal Inti 3 triliun sesuai Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK)

Sesuai POJK Nomor 12/POJK.03/2020 tentang Konsolidasi Bank Umum sudah berhasil dilakukan dengan ber KUB dengan BPD Jatim.  

Telah dilakukan penandatanganan Shareholder Agreement (SHA) antara Pemerintah Nusa Tenggara Timur dan Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk pada tanggal 16 Desember 2024. 

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved