Provinsi NTT

HUT ke 66 NTT : Parade Tenun Ikat Bisa Jadi Agenda Tahunan

Parade tenun ikat yang diselenggarakan bertepatan dengan HUT NTT diharapkan bisa menjadi agenda tahunan

Editor: Hermina Pello
DOK POS-KUPANG.COM/HO NOPIGIRTO MANEK
PLT SMK Negeri usai peringatan HUT ke 66 NTT menggunakan pakaian adat Sabu 

POS-KUPANG.COM - Salah satu agenda dalam acara  Hari Ulang Tahun (HUT) ke-66 adalah parade tenun ikat. Diharapkan kegiatan parade tenun ikat ini bisa menjadi agenda tahunan.

Demikian harapan Plt SMK Negeri 2 Kupang, Muhammad Tei yang ditemui di halaman kantor Gubernur NTT 20 Desember 2024 usai peringatan HUT NTT,

Untuk memeriahkan HUT ke 66 NTT, diadakan parade tenun dengan memamerkan 737 motif tenun dari 22 kabupaten/kota di NTT. Salah satu tujuannya adalah untuk memecahkan rekor MURI pada kategori jumlah jenis, atau varian motif tenun terbanyak seluruh Indonesia. 

"Saya sangat merasa bangga karena ternyata kita, NTT memiliki tenun ikat yang begitu banyak,.Kita memiliki kekhasan budaya yang luar biasa," katanya

Baca juga: Bupati Sumba Timur Ungkap Syukur HUT NTT 2024, Pilgub dan Pilkada Serentak Berjalan Lancar

Muhammad berharap, parade ini tidak berakhir pada HUT  saja, namun bisa menjadi agenda rutin Pemprov NTT, untuk mempromosikan budaya lokal. 

Menurutnya, tenun ikat NTT Ini merupakan suatu kekayaan dan sebagai warga NTT sudah seharusnya berbangga.

Dalam parade tenun ikat ini, SMK Negeri 2 mendapat tugas mengenakan pakaian adat dari Sabu Raijua. "Untuk parade ini persiapkan kami kurang lebih satu minggu," ucapnya

Ada 50 orang yang dipersiapan untuk mengikuti parade tersebut. Namun dari sekolah melibatkan kurang lebih 50 orang peserta.

"Peserta minimal 20 orang tapi kami menyiapkan 50 orang, karena kami ingin untuk meramaikan parade tersebut," katanya. (mahasiswa magang UKAW)

 

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved