Lewotobi Erupsi
Bandara Frans Seda Maumere Kembali Beroperasi Setelah 4 Bulan Terdampak Erupsi Lewotobi
Hal ini berdasarkan NOTAM Aerodrome Normal Operation oleh NOTAM Office Nomor: C1979/24 NOTAMC C1978/24 yang diterbitkan tanggal 1 Desember 2024
Penulis: Aris Ninu | Editor: Eflin Rote
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Aris Ninu
POS-KUPANG.COM, MAUMERE - Setelah ditutup kurang lebih empat bulan imbas erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki di Flores Timur, Bandara Frans Seda kembali beroperasi.
Hal ini berdasarkan NOTAM Aerodrome Normal Operation oleh NOTAM Office Nomor: C1979/24 NOTAMC C1978/24 yang diterbitkan tanggal 1 Desember 2024 Pukul 15.43 WITA.
Dalam keterangannya yang diterima POS-KUPANG.COM, Kepala Kantor Unit Penyelenggara Bandar Udara Kelas II Fransiskus Xaverius Seda Maumere Maumere, Partahian Panjaitan, Selasa, 3 Desember 2024 malam menyebut, beroperasinya kembali Bandara Frans Seda berdasarkan hasil evaluasi yang dilakukan selama ini.
"Setelah memperhatikan hasil evaluasi terhadap informasi ASHTAM, Berita SIGMET dan Peta Prediksi Penyebaran Abu Vulkanik menunjukkan bahwa sejak tanggal 1 Desember 2024 ruang udara di bandara tersebut tidak terdampak abu vulkanik," ujarnya.
Ia menjelaskan, hasil evaluasi tersebut diperkuat dengan informasi dari Stasiun Meteorologi Fransiskus Xaverius Seda tentang prakiraan angin wilayah Kabupaten Sikka 2-6 Desember 2024 yang menunjukkan pergerakan arah angin dominan dari barat hingga utara.
Memperhatikan kondisi tersebut, lanjutnnya, maskapai penerbangan Wings Air dan Nam Air telah melakukan penjualan tiket kembali untuk penerbangan mulai tanggal 16 Desember 2024.
Sebelumnya dua maskapai tersebut menghentikan operasional penerbangan sejak tanggal 17 Juli 2024 dikarenakan ruang udara terdampak abu vulkanik yang berbahaya bagi keselamatan penerbangan.
Baca juga: Dampak Erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki, Bandara Frans Seda Maumere Sikka Sudah Tutup 2 Bulan
“Beroperasinya kembali Bandar Udara Fransiskus Xaverius Seda Maumere tentunya jadi hadiah menjelang Natal, sehingga saudara-saudara kita yang dari dan ke Maumere dan sekitarnya bisa mudik untuk berkumpul dengan keluarga," ucap Partahian Panjaitan.
Terkait beroperasi Bandara Frans Seda Maumere, Ketua DPRD Sikka, Stefanus Sumandi kepada POS-KUPANG.COM di Maumere, Rabu, 4 Desember 2024 pagi mengatakan, warga Kabupaten Sikka sudah lama merindukan beroperasi bandara.
Namun kerinduan itu tidak terwujud karena bencana alam letusan Gunung Lewotobi.
Maka itu, pihaknya mengharapkan semoga beroperasi bandara ini bisa membangkitkan aktivitas warga yang mau bepergian dari Maumere dan ke Maumere setiap hari.
"Kami berharap semoga ini tetap lancer dan baik-baik saja ke depannya. Warga juga ingin beraktivitas ke Maumere dan ke luar Kota Maumere sangat membutuhkan penerbangan," paparnya. (*)
Ikuti Berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS
Keluarga Baru Berhak Dapat Huntap Lewotobi, Kepala BNPB Minta Jangan Dipersulit |
![]() |
---|
500 Huntap Penyintas Lewotobi Dibangun di Noboleto, Penerima Tak Berpatok Kepala Keluarga |
![]() |
---|
Gunung Lewotobi Laki-laki Belum Stabil, Dapat Tekanan dari Dalam |
![]() |
---|
Pemkab Sikka Harus Siapkan Program Pemulihan Ekonomi Untuk Warga Terdampak Erupsi Lewotobi |
![]() |
---|
Imbas Erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki, Delapan Sekolah di Sikka Terdampak |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.