Minggu, 10 Mei 2026

Liputan Khusus

Lipsus - Debat Paslon Kepala Daerah Jadi Ruang Edukasi

Keempat pasangan calon diharapkan mampu berkolaborasi terkait dengan strategi penyelesaian masalah sehingga menjadi ruang informasi dan edukasi

Tayang:
Editor: Ryan Nong
POS-KUPANG.COM/ALBERT AQUINALDO
Suasana debat kedua Pilkada Kabupaten Ende tahun 2024, Sabtu, 2 November 2024 di Aula Paroki Onekore. 

POS-KUPANG.COM, KUPANG  - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Ende menyelenggarakan debat kedua untuk empat pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Ende, pada Sabtu (2/11) di Aula Paroki Onekore.

Ketua KPU Kabupaten Ende, Wilhelmus Hermanto Lose mengatakan, Pilkada tersisa 24 hari lagi dan praktis 21 hari adalah masa kampanye. Debat merupakan sarana atau media kampanye yang difasilitasi KPU. Debat pertama telah dilakukan tanggal 16 Oktober. Debat kedua 2 November dan nantinya akan debat ketiga di 19 November.

"Debat kedua ini memang sengaja kita mengambil tema terkait strategi pengelolaan potensi daerah kita dan strategi penyelesaian persoalan daerah. Besar harapannya dari tema debat ini bapak-bapak para pasangan calon dapat berelaborasi terkait apa yang akan dilakukan sehingga itu bisa menjadi ruang informasi dan ruang edukasi bagi para pemilih," tambahnya.

Sesuai tema ini, lanjut Hermanto Lose, keempat pasangan calon diharapkan mampu berkolaborasi terkait dengan strategi penyelesaian masalah sehingga menjadi ruang informasi dan edukasi bagi para pemilih.

"Besaran harapan kita sebagai penyelenggara agar bisa memanfaatkan ruang debat ini dengan mengadu strategi, ide dan gagasan dan terobosan-terobosan untuk menata Ende ke depan," tandas dia.

Dalam kesempatan tersebut Wilhelmus juga menyampaikan terimakasih kepada seluruh masyarakat yang sudah menyaksikan melalui live streaming hingga mencapai 42 ribu tayangan.

"Yang dengan RRI juga pasti banyak. Ini artinya bahwa animo publik cukup besar maka besar harapan kita juga sebagai penyelenggara, bisa dimanfaatkan ruang debat ini dengan mengadu strategi, ide, gagasan dan terobosan-terobosan untuk menata Ende kedepan," kata dia.  

Sebelum mengakhiri sambutannya Wilhelmus juga menyampaikan terimakasih kepada para panelis debat, semua pihak terkait, kepada Liaison Officer (LO) dari setiap pasangan calon yang terus melakukan koordinasi sehingga segala kegiatan, tahapan dalam proses pilkada Kabupaten Ende dapat berjalan dengan baik dan lancar.

"Untuk itu, seperti jingle kita, Ende bersaudara, Ende bahagia. Selamat pagi. Salam Pancasila," tutupnya.

Panelis dalam debat kali ini adalah Dr. Detji Kory Elianor Roosevelt Nuban, S.H., M.Hum, Dosen Fakultas Hukum Universitas Nusa Cendana (Undana) Kupang, Farhan Suhada, S.Sos., M.Si, Dosen Fakultas Ilmu Sosial Politik Universitas Muhammadiyah Kupang dan Yohanes Thomas Ire, profesional bekerja di NGO Internasional dengan isu  kesehatan, perempuan dan anak.Sedangkan moderator debat kedua Pilkada Kabupaten Ende masih dipercayakan kepada Dewi Leba.

Untuk diketahui empat paslon Bupati dan wakil Bupati yaitu pasangan nomor urut 1 Yoseph Benediktus Badeoda - Domi Mere, (Paket Deo Do), pasangan nomor urut 2  Erik Rede Awaludin (Era – Mileneal), pasanan nomor urut tiga Djafar Ahmad - Yustinus Sani (JaSa) dan pasangan nomor urut 4 Lory Gadi Djou - Damran Balleti (Gadijou Balleti).

Pasangan calon bupati dan wakil bupati Ende pada Pilkada tahun 2024, Yosep Benediktus Badeoda dan dr Dominikus Minggu Mere saat debat kedua, Sabtu, 2 November 2024 di Aula Paroki Onekore.
Pasangan calon bupati dan wakil bupati Ende pada Pilkada tahun 2024, Yosep Benediktus Badeoda dan dr Dominikus Minggu Mere saat debat kedua, Sabtu, 2 November 2024 di Aula Paroki Onekore. (POS-KUPANG.COM/ALBERT AQUINALDO)

Kedaulatan Pangan

Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Ende nomor urut 1, Yoseph Benediktus Badeoda dan Dominikus Minggu (Paket Deo Do) akan mewujudkan kedaulatan pangan bagi masyarakat Ende berbasiskan pembangunan kewilayahan sektor ekonomi dan tata ruang.

Paket Deo Do mengusung visi Terwujudnya Kabupaten Ende yang Maju Berdaya saing, berkelanjutan, berbasiskan Iman dan budaya menuju Ende Lio Nage Sare Pawe.

Visi tersebut didukung dengan empat misi yaitu mewujudkan pertumbuhan ekonomi yang adil dan pro rakyat berbasiskan ekonomi hijau dan ekonomi biru, mewujudkan pembangunan sarana dan prasarana serta infrastruktur yang merata, berkualitas berkeadilan dan ramah lingkungan, mewujudkan pembangunan sosial budaya dan lingkungan hidup dengan mengoptimalkan keunggulan kompetif dan keunggulan komparatif dan mewujudkan kedaulatan pangan berbasiskan pembangunan kewilayahan sektor ekonomi dan tata ruang. Misi tersebut dijabarkan dalam delapan program pokok.

Halaman 1/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved