Jumat, 5 Juni 2026

Liputan Khusus

Lipsus - Debat Perdana Pilkada Flotim, Empat Paslon Tiba Sesuai Nomor Urut

Keempat paslon tiba satu jam sebelum dimulainya acara debat yang diselenggarakan di Gedung OMK Larantuka, Rabu (30/10) petang.

Tayang:
Editor: Ryan Nong
Tangkapan layar POS KUPANG
Debat Perdana Pilkada Flotim 

Selain itu, pasangan calon ini juga memberikan perhatian pada pendidikan karena angka partisipasi sekolah yang masih rendah, rata-rata lama sekolah masih rendah. Untuk itu Flores Timur butuh kebijakan yang sederhana untuk menjawab tantangan tersebut berupa bis sekolah dan lainnya.

"Tapi ke depan pendidikan juga harus menjawab tantangan besar lapangan pekerjaan, persaingan besar, kita memasuki era industri 4.0 yang menghendaki kompetensi-kompetensi baru. Titik krusialnya ada di guru," tandasnya.

Turunkan Angka Stunting

Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Flores Timur nomor urut 3, Antonius Hubertus Gege Hadjon dan Matias Werong Enay berkomitmen menurunkan angka stunting ke angka 5 persen di tahun 2029.  

"Ketika menjadi Bupati di tahun 2017 yang lalu, kami memiliki impian untuk membangun Flores Timur. Impian itu kami sajikan dalam visi Flores Timur Sejahtera dalam Bingkai Desa Membangun Kota Menata yang kami laksanakan dalam misi selamatkan orang muda Flores Timur, selamakan infrastruktur, selamatkan tanaman rakyat, selamatkan laut dan reformasi birokrasi," ujar Anton.

Menurut Anton, sumber daya manusia menjadi hal utama untuk kemajuan daerah sehingga paket ini akan menyukseskan program belajar dua belas tahun dan pemberian beasiswa bagi orang muda Flores Timur yang kuliah di Kabupaten Flores Timur.

"Kami juga memikirkan tentang orang muda Flores Timur ke depan untuk itu isu stunting menjadi isu yang luar biasa. Kami berkomitmen menurunkan angka stunting pada titik 5 persen di tahun 2029,” ujarnya.

Menurut Anton, pasangannya juga melihat pengangguran di Flores Timur cukup besar. Untuk itu pasangan ini ingin memastikan orang muda memiliki usaha adalah satu keharusan dan pemberian modal usaha akan dilakukan untuk orang muda Flores Timur.

Misi kedua, selamatkan infrastruktur. Pasangan ini bertekad, jalan harus menerobos seluruh wilayah. Air menjadi kebutuhan dasar bagi masyarakat di desa maupun di kota. Listrik harus menjangkau semua rumah tangga. Infrastruktur pendidikan yang layak untuk membangun Flores Timur serta infrastruktur kesehatan.

"Misi ketiga, selamatkan tanaman rakyat. Kemarin kita fokus pada tanaman mete, sekarang kita fokus untuk peningkatan produksi tanaman kakao di Kabupaten Flores Timur. Kami akan memberikan bantuan benih bagi peningkatan produksi pangan di Kabupaten Flores Timur, memperhatikan JUT (Jalan Usaha Tani) bagi petani dan juga mendekatkan air bagi petani di Kabupaten Flores Timur," ungkapnya.

Sedangkan misi keempat, selamatkan laut Flores Timur. Mari kita jaga laut kita karena itu adalah masa depan Flores Timur. Misi kelima, reformasi birokrasi dengan memastikan birokrasi pemerintahan daerah yang profesional, yang tanggap terhadap permasalahan masyarakat sesuai semangat adat dan kearifan lokal. Pembangunan tata kelola pemerintahan yang bersih dan bebas dari korupsi, profesional, berbasis digital, ramping, gesit dan terpercaya serta berbasis satu data.

Dalam kaitan dengan selamatkan laut paslon ini bersepakat untuk membangun TPI di Pulau Adonara khususnya di Desa Lamahala Jaya dan juga mendorong investasi di bidang perikanan.


Kabupaten Siaga

Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Flores Timur nomor urut 4, Stephanus Ola Demon dan Rofinus Baga bertekad akan mewujudkan Flores Timur sebagai kabupaten siaga. Kabupaten Flores Timur merupakan kabupaten kepulauan yang terdiri dari 17 pulau dengan luas wilayah 5.983.38 kilometer persegi dengan jumlah penduduk di tahun 2024 sebanyak 288.310 jiwa.

Dikatakan, Stephanus, berdasarkan kondisi tersebut dan Perda RPJPD periode 2024-2045 maka Paket STORY mengusung visi “Terwujudnya Lewotanah Flores Timur Berdaya dan Maju."  

Halaman 3/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved