Berita NTT
Akademisi Tanggapi Mundurnya Ketua Perindo NTT dari Jabatannya
Dia berharap Pilkada 2024 di NTT berjalan damai dan melahirkan sosok yang memang benar peduli kepada kepentingan masyarakat.
Penulis: Irfan Hoi | Editor: Oby Lewanmeru
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Irfan Hoi
POS-KUPANG.COM, KUPANG - Akademisi Fisip Universitas Nusa Cendana (Undana) Dumanita Tamba, menanggapi mundurnya Ketua DPW Perindo, Jonathan Nubatonis dari jabatannya.
Dumanita menyebut, hengkangnya Jonathan Nubatonis banyak menimbulkan spekulasi publik. Sebab, keputusan itu terbilang mengejutkan. Jonathan 10 tahun memimpin Perindo di NTT.
"Dimana telah berkecimpung dan bergabung dengan Partai Perindo selama kurang lebih 10 tahun dan itu bukanlah waktu yang singkat bahkan menjadi ketua DPW Perindo tentunya telah banyak makan garam dalam dunia perpolitikan," kata Dumanita Tamba, Minggu 20 Oktober 2024 di Kupang.
Meski begitu, keputusan yang dilakukan Jonathan tentu sudah diperhitungkan dengan baik. Bagi Dumanita, sikap seperti itu menegaskan bahwa politik itu dinamis dan bisa berubah kapanpun, sejalan dengan kepentingan masing-masing.
"Hal semacam ini juga kita telah jumpai pada Pilpres yang lalu, dimana terdapat beberapa tokoh politik nasional yang meninggalkan partainya demi mendukung paslon yang berbeda," ujarnya.
Dengan kondisi seperti itu, kata Dumanita, akan membuat kontestasi perpolitikan di Indonesia secara khusus di NTT ini akan semakin menarik. Dia berkaca dengan rekam jejak Jonathan yang lama memimpin Perindo NTT demi memberikan dukungan ke paslon gubernur lain.
"Saya melihat sikap seperti ini adalah sebuah bentuk kematangan dalam berpolitik. Tentunya ada banyak faktor yang membuat . Mengambil keputusan ini," katanya.
Dumanita berkata, keputusan yang dibuat Jonathan tentu ada kepentingan dibaliknya. Dia tidak ingin berasumsi dengan hal itu. Menurut Dumanita, ada bagian yang menjadi perhatian Jonathan sehingga memberikan dukungan ke paslon lainnya.
Keputusan ini, lanjut dia, tentunya akan sangat berdampak bagi DPW Perindo NTT termasuk seluruh kader dan simpatisan. Dumanita menduga ada gejolak yang bisa terjadi dalam Perindo NTT.
Ia mengingatkan DPW Perindo NTT untuk tidak menganggap itu hal sepele. Kader Perindo NTT yang selama ini barisan Jonathan, bisa jadi akan 'menyimpang', bila patron politiknya berpindah keputusan.
"Untuk itu Partai Perindo dalam hal ini harus secara cepat konsolidasi internal untuk menguatkan soliditas ditengah-tengah mereka jika ingin memenangkan pilkada tahun ini," katanya.
Baca juga: Jonathan Nubatonis Pilih POT Dibanding Perindo, Siap Deklarasi Paket SIAGA di Pilgub NTT
Selain itu, Dumanita mengungkapkan, politik itu kreatif. Mestinya perpolitikan kini fokus
kepada partainya atau fanatik partai. Dia bilang, saatnya politikus memperhatikan dengan baik sumber daya manusianya.
Dia berharap Pilkada 2024 di NTT berjalan damai dan melahirkan sosok yang memang benar peduli kepada kepentingan masyarakat.
Politikus tidak boleh hanya memikirkan kepentingan partainya atau golongan tertentu saja.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.