Pilkada 2024

Jonathan Nubatonis Pilih POT Dibanding Perindo, Siap Deklarasi Paket SIAGA di Pilgub NTT 

Kesampingkan Jabatan sebagai Ketua DPW Perindo, Jonathan Nubatonis lebih memilih POT dan siap Deklarasi Paket SIAGA di Pilgub NTT 

Penulis: Irfan Hoi | Editor: Adiana Ahmad
POS-KUPANG.COM/HO
Mantan Ketua DPW Perindo NTT Jonathan Nubatonis lebih pilih POT daripada Perindo, siap Deklarasi Pake Siaga. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Irfan hOI

POS-KUPANG.COM, KUPANG -Ketua DPW Perindo NTT Jonathan Nubatonis memilih organisasi yang dia pimpin, Persatuan Orang Timor (POT). Dia memilih melepas jabatannya sebagai ketua DPW di Provinsi NTT. 

Jonathan Nubatonis akan mendukung Simon Petrus Kamlasi, putra Timor Tengah Selatan (TTS) yang berpasangan dengan Andre Garu dalam paket SIAGA untuk bertarung di Pemilihan Gubernur (Pilgub) NTT tahun 2024.

Jonathan Nubatonis tidak mau lagi jadi ketua DPW Perindo NTT. Sebab, DPP Perindo memberikan dukungan ke pasangan calon gubernur NTT, berbeda dari yang direkomendasikan DPW Perindo. 

"Dari awal tahun 2015, kurang lebih sudah 10 saya jadi ketua DPW Perindo NTT sebagai pendiri partai ini dari awal disini," katanya. 

Baca juga: Pengamat Politik Unwira Kupang Komentari Rilis Survei Indikator Soal Pilgub NTT

Akhir September 2024, Jonathan Nubatonis mengaku mengirim surat pengunduran diri ke ketua MPP, Hari Tanoesoedibjo. Dia bilang pengunduran diri berkaitan dengan pemilihan gubernur NTT. 

"Proses penjaringan dan penetapan calon gubernur NTT. Kemarin ada satu paket gubernur mendaftar, SPK (Simon Petrus Kamlasi) mendaftar," ujarnya. 

Menurut dia, tahapan itu berjalan sebagaimana dengan surat yang diberikan DPP Perindo. Setelah dilakukan rangkaian proses, DPW Perindo memberikan ke DPP Perindo untuk ditetapkan. 

Belakangan, DPP Perindo memberikan dukungan ke paslon Melki Laka Lena dan Johni Asadoma. Saat pendaftaran, dirinya ikut mengantar pasangan itu, termasuk saat deklarasi pertama. 

Dia mengatakan, dalam kondisi yang sama dirinya adalah Ketua Umum Persatuan Orang Timor atau POT dengan badan hukum jelas. Organisasi itu dibentuk sejak tahun 2003 lalu. 

"Seiring dengan itu saya terjebak, ditubuh saya ada dua pimpinan. Satu pimpinan parpol yang harus tegak lurus ke partai, satu pimpinan ormas yang beritual adat. Sehingga secara adat saya tidak boleh tipu," ujarnya. 

Baca juga: Relawan Milenial TTU Siap Menangkan Paket SIAGA di Pilgub NTT 2024

Dia bilang, pengurus dari tim pemenangan Simon Kamlasi - Andre Garu ingin agar paket itu dideklarasikan di keluarga Timor. Karena rumpun keluarga wilayah lainnya sudah melakukan itu. 

"Inilah yang menyebabkan saya jujur terhadap organisasi yang ada. Kalau ketua partai politik saya bisa omong, tapi kalau ritual adat sama arwah dan Tuhan ini siapa yang bisa omong. Jadi saya pilih mengundurkan diri supaya tidak mencederai partai," katanya. 

Jonathan Nubatonis mengatakan, kalau keputusan DPP Perindo memberi dukungan ke Simon Kamlasi - Andre Garu maka dirinya tidak ada udur. Karena itu sejalan dengan keinginan POT. 

"Partai tunjuk lain, POT tunjuk lain," katanya. 

Halaman
12
Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved