Banjir Rob Terjang Ende

Terdampak Banjir Rob, Ratusan Warga Dua Kelurahan di Ende Selatan Mengungsi

Bahkan, material pasir dan bebatuan di pinggir pantai juga dibawah banjir rob hingga masuk ke dalam rumah. Menurut penuturan warga, kondisi ini sering

Editor: Eflin Rote
POS-KUPANG.COM/ALBERT AQUINALDO
Warga Kelurahan Paupanda Kecamatan Ende Selatan, Kabupaten Ende mengungsi di tenda darurat, Kamis, 17 Oktober 2024. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Albert Aquinaldo

POS-KUPANG.COM, ENDE - Banjir rob kembali menghantam ratusan rumah warga d Kelurahan Paupanda dan Kelurahan Rukun Lima, Kecamatan Ende Selatan, Kabupaten Ende, Pulau Flores, Provinsi Nusa Tenggara Timur, sejak, Kamis, 17 Oktober 2024 dini hari pukul 01.00 WITA.

Pantauan POS-KUPANG.COM di wilayah RT.006/RW.003, Kelurahan Paupanda, sebanyak tiga buah rumah rusak parah. Dinding rumah yang sebagian besar terbuat dari seng tak bisa menahan hantaman banjir rob.

Bahkan, material pasir dan bebatuan di pinggir pantai juga dibawah banjir rob hingga masuk ke dalam rumah. Menurut penuturan warga, kondisi ini sering terjadi setiap tahun. 

Banjir rob bahkan menggenangi rumah-rumah warga. Selain tiga rumah yang terdampak paling parah, ratusan rumah di wilayah pesisir dua kelurahan di wilayah Kecamatan Ende Selatan itu digenangi banjir rob.

Akibatnya, ratusan warga baik di Kelurahan Paupanda maupun Rukun Lima terpaksa mengungsi ke tempat yang lebih aman. Ada yang mengungsi ke rumah-rumah warga yang tidak terdampak banjir rob di bagian atas jalan, ada yang terpaksa membangun tenda-tenda darurat di pinggir jalan.

Diantara ratusan pengungsi, ada anak-anak dan juga lansia.

Camat Ende Selatan, Daud Laba yang turun langsung meninjau warga kondisi warga, Kamis, 17 Oktober 2024 siang mengatakan, pihaknya sedang melakukan pendataan untuk memastikan jumlah rumah dan warga yang terdampak banjir rob.

Baca juga: BREAKING NEWS: Banjir Rob Hantam Ratusan Rumah di Paupanda Ende, Tiga Rumah Rusak Parah

"Kita belum bisa pastikan tapi sekarang masih pendataan, tapi dari sisi kemanusiaan kita sudah berkoordinasi dengan BPDB untuk melalukan evakuasi warga di tenda-tenda darurat," ujar Daud Laba.

Daud juga mengatakan pihaknya sudah berkoordinasi dengan Dinas Sosial Kabupaten Ende untuk memberikan bantuan darurat permakanaan bagi warga yang terdampak banjir rob.

"Yang paling pertama kita lakukan itu tindakan penyelamatan terhadap manusianya soal hal-hal lain itu kemudian," tandas Daud Laba.

Saat ini satu buah tenda BPBD Kabupaten Ende sudah didirikan. Selain itu, beberapa buah tenda swadaya warga menampung para pengungsi. (*)

Ikuti Berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved