Banjir Rob Terjang Ende

Banjir Rob di Paupanda Ende, 26 Unit Rumah Rusak Berat dan 331 Orang Mengungsi

Banjir rob yang terjadi di Paupanda ini, selain rumah rusak, satu buah fasiltas umum berupa SPBU Nelayan Paupanda juga ambruk di hantam banjir rob.

Editor: Oby Lewanmeru
POS-KUPANG.COM/ALBERT AQUINALDO
Warga Kelurahan Paupanda, Kecamatan Ende Selatan, Kabupaten Ende memantau banjir rob, Kamis, 17 Oktober 2024. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Albert Aquinaldo

POS-KUPANG.COM, ENDE - Banjir rob yang menghantam wilayah Kelurahan Paupanda, Kecamatan Ende Selatan Kabupaten Ende, Pulau Flores Provinsi Nusa Tenggara Timur sejak Kamis, 17 Oktober 2024 pukul 01.00 WITA dini hari mengakibatkan 26 rumah mengalami rusak berat dari total 76 rumah.

Banjir rob yang terjadi di Paupanda ini, selain rumah rusak, satu buah fasiltas umum berupa SPBU Nelayan Paupanda juga ambruk di hantam banjir rob.

Camat Ende Selatan, Daud Laba yang dikonfirmasi , Kamis, 17 Oktober 2024 sore merincikan, total warga Kelurahan Paupanda yang terdampak banjir rob sebanyak 76 Kepala Keluarga (KK) dengan total 331 jiwa. Dari total warga yang terdampak, terdapat balita, anak-anak dan juga lansia.

Pantauan POS-KUPANG.COM, Kamis, 17 Oktober 2024 sekira pukul 15.30 WITA, air laut yang sempat menggenangi rumah-rumah warga sudah mulai surut namun warga tetap diminta untuk waspada terjadinya banjir rob susulan pada malam hari.

"Dari sisi antisipasinya berdasarkan informasi dari warga, biasanya malam itu dia akan terjadi lagi, banjir rob ini, kita sekarang sudah koordinasi dengan BPBD dengan Dinas Sosial, kita lagi siapkan data untuk buat laporan secara resmi ke Pj Bupati dengan tembusan dua OPD teknis itu kemudian untuk antisipasi juga, kami menghimbau warga untuk malam itu jangan tidur lelap tapi tetap memantau kondisi," ujar Daud Laba.

Daud juga mengatakan dirinya sudah berkoordinasi dengan Forkopimca Kecamatan Ende Selatan dan Pasi Pers Kodim 1602 Ende membantu memantau kondisi apabila terjadi banjir rob susulan.

Untuk kebutuhan darurat permakanaan, Daud menyebut pihaknya menunggu bantuan Dinas Sosial.

Baca juga: Warga Tidur di Tenda Darurat, BPBD Ende Masih Tunggu Laporan dari Lurah Paupanda 

"Dinas Sosial tadi sudah turun melakukan analisa dan melihat langsung dan mereka lapor ke pimpinan dan saya minta mereka karena dengan kondisi rumah yang ada ini, pasti warga ini tidak bisa masak, maka kami berharap untuk segera bangun dapur umum tetapi karena dinas meminta agar segera kirim data maka kita lagi siapkan datanya," tambah Daud.

Ditambahkan Daud Laba, saat ini warga masih bertahan di dua tenda yang dibangun secara swadaya oleh masyarakat dan satu tenda yang dibangun BPBD Kabupaten Ende. (*)

Ikuti Berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS

 

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved