Renungan Harian Katolik
Renungan Harian Katolik Kamis 10 Oktober 2024, “Minta, Cari, Ketuk”
akan memimpin kita untuk menemukan apa yang kita minta, cari dan ketuk. Maka marilah kita belajar untuk pertama-tama terlebih dahulu
Oleh: Bruder Pio Hayon SVD
POS-KUPANG.COM - Renungan Harian Katolik Kamis 10 Oktober 2024, “Minta, Cari, Ketuk”
Hari Kamis Biasa Pekan XXVII
Bacaan I: Gal. 3: 1-5
Injil : Luk. 11: 5-13
Saudari/a yang terkasih dalam Kristus
Salam damai sejahtera untuk kita semua. Ada tiga aktivitas utama yang harus dilakukan manusia dalam hidup adalah meminta, mencari, dan mengetuk untuk bisa mendapatkan apa yang dibutuhkan dalam hidup. Jika tak ada tindakan ini maka kita tak akan mendapatkan. Maka tiga hal utama ini juga bagian dari kebajikan yang kadangkala sangat dipengaruhi oleh gejolak emosional kita.
Saudari/a yang terkasih dalam Kristus
Hari ini, kita masih kembali disegarkan dengan pengalaman iman dari Santo Paulus dalam tugas pewartaannya khususnya bagi jemaat di Galatia. Paulus menegaskan kepaga jemaat untuk membangun satu kesadaran yang penting akan iman yang telah bertumbuh dalam diri mereka.
Paulus memperingatkan mereka untuk bisa membedakan apa yang baru dalam pengalaman iman mereka bagi Allah melalui karya Roh itu semata-mata bukan karena hukum Taurat yang telah mereka jalani selama ini tetapi karena karya Roh itu telah hadir karena pemberitaan yang telah disampaikan kepada mereka melalui dirinya.
Baca juga: Renungan Harian Katolik Selasa 8 Oktober 2024, “Duduk Dekat Kaki Tuhan”
Ada pewartaan juga ada pelayanan kasih termasuk mujizat-mujizat itu dilakukan semua atas dasar iman yang tumbuh melalui karya Roh semata-mata oleh karena pewartaan kabar sukacita Injil. Dan dalam Injil hari ini, Yesus kembali memberikan satu perumpamaan dalam hal berdoa.
Bagi Yesus berdoa itu satu usaha untuk meminta, mencari dan mengetuk pintu hati Tuhan sendiri. Jika semakin tinggi usaha dan niat kita untuk meminta, mencari, dan mengetuk maka kita pasti akan diberikan kepada kita. Ketika meminta maka mendapatkan, mencari maka akan menemukan, dan mengetuk pintu maka pintu akan dibukakan kepada kita. Karena bagi Yesus, doa yang ditujukan kepada Bapa dengan penuh iman dan kesetiaan maka akan dikabulkan.
Tiga aktivitas yang disampaikan Yesus dengan cara meminta, mencari dan mengetuk adalah cara-cara kita dalam tindakan berdoa kita. Landasan utama adalah ketekunan dan kesetiaan serta kesabaran dalam berdoa. Usaha kita dalam meminta, mencari dan mengetuk itu jika dilandasi oleh sikap-sikap itu seperti yang diumpamakan Yesus dalam injil hari ini maka kita pasti akan mendapatkannya: “Bapa manakah di antara kalian ang memberi anaknya sebuah batu, kalau anak itu minta roti? Atau seekor ular, kalau anaknya minta ikan? Atau kalajengking, kalau yang dia minta telur? Jika kalian yang jahat tahu memberikan yang bauk kepada anakmu, betapa pula Bapamu yang di surga! Ia akan memberikan Roh Kudus kepada siapa pun yang meminta kepadaNya.”
Yesus menekankan betapa BapaNya akan memberikan apapun yang diminta oleh kita dalam doa-doa kita. Dan Yesus memberikan tanda bahwa Bapa memberikan Roh KudusNya dan bukan memberikan langsung apapun semua yang kita minta, cari dan ketuk itu. Tapi Bapa memberikan Roh KudusNya untuk kita diarahkan kepada jalan yang benar. Di sanalah kita akan mendapatkannya.
Namun seringkali kita tidak sabar dan bahkan mengeluh karena katanya sudah berdoa berulang-ulang kali tapi Tuhan tidak berikan apa yang mereka minta. Tuhan sebenarnya sudah memberikan apa yang kita minta yaitu dengan memberikan Roh KudusNya. Hanya kita yang tak sanggup menyadari kehadiran Roh KudusNya itu dalam diri kita karena kita masih dalam keadaan tak layak menerima Roh KudusNya.
Jika kita sudah layak maka Roh Kudus itulah yang akan memimpin kita untuk menemukan apa yang kita minta, cari dan ketuk. Maka marilah kita belajar untuk pertama-tama terlebih dahulu membuat kita layak di hadapan Tuhan agar dengan begitu kita pun akan layak mendapatkan apa yang kita minta, cari dan ketuk.
Saudari/a terkasih dalam Kristus
Pesan untuk kita, pertama: semua kita adalah murid-murid Tuhan yang telah mengajarkan kita cara berdoa yang baik dan benar.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/PIO-HAYON_07.jpg)