Berita Internasional

Polisi Bekuk Pria Ini yang Menguntit dan Telepon Istrinya Lebih dari 100 Kali Sehari

Untungnya, telepon itu tidak pernah berdering di malam hari atau ketika dia sedang bermain gim video di telepon suaminya. 

Editor: Dion DB Putra
ILUSTRASI
Seorang pria di Jepang menelepon istrinya lebih dari 100 kali sehari dengan alasan cinta. 

POS-KUPANG.COM, TOKYO - Aneh tapi nyata. Polisi akhirnya membekuk seorang pria di Jepang karena menguntit dan menelepon  istrinya lebih dari 100 kali sehari. 

Pria itu beralasan bahwa dia menguntit sang istri karena sangat mencintainya.

Sesuatu yang bikil jengel sang istri ialah suaminya menelepon dengan nomor lain yang tidak diketahui dan tidak mengatakan apa pun sampai istrinya menutup teleponnya. 

Diberitakan Odditycentral, Jumat (13/9/2024), pada 10 Juli 2024,  perempuan berusia 31 tahun dari Amagasaki, di Prefektur Hyogo, Jepang, mulai menerima panggilan telepon aneh dari seseorang yang hanya diam saja di ujung saja. 

Telepon berhenti jika sang istri yang menutup teleponnya. Hal ini berlangsung selama berminggu-minggu. 

Lantaran  panggilan tersebut berasal dari nomor telepon yang tidak diketahui, maka perempuan muda itu tidak memblokir panggilan tersebut. 

Perempuan itu menerima puluhan panggilan telepon, tetapi terkadang, si penguntit telepon itu akan menelepon lebih dari 100 kali sehari. 

Untungnya, telepon itu tidak pernah berdering di malam hari atau ketika dia sedang bermain gim video di telepon suaminya. 

Sampai pada akhirnya membuat dia berpikir tentang siapa penelepon misterius itu. 

Ketika  panggilan telepon terus berdatangan pada bulan Agustus 2024, perempuan yang putus asa itu mulai berpikir tentang cara untuk mengungkap penguntitnya. 

Semakin dia menganalisis pola panggilan tersebut, semakin dia curiga pada suaminya. 

Satu-satunya saat dia tidak pernah mendapat panggilan yang mengganggu adalah pada malam hari ketika mereka tidur di ranjang yang sama, dan ketika dia menggunakan ponsel suaminya untuk bermain gim video. 

Akhirnya, perempuan itu meminta bantuan polisi untuk memecahkan misteri tersebut, dan menceritakan kecurigaannya bahwa suaminya bisa jadi penguntit. 

Setelah penyelidikan, petugas mengonfirmasi ketakutan perempuan itu, dan pada 4 September 2024, suaminya ditangkap di Amagasaki karena melanggar undang-undang antipenguntit Jepang

Ketika ditanya mengapa dia melecehkan istrinya sendiri selama lebih dari sebulan dengan panggilan telepon yang aneh, pria berusia 38 tahun itu menjawab bahwa dia mencintai istrinya. 

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved