Pilkada Ende
Daftar Hari Terakhir di KPU Ende, Berkas Pendaftaran Paket JASA Dinyatakan Lengkap
Pasangan calon kepala daerah yang dikenal dengan sandi Politik PAKET JASA ini mendaftar pada hari terakhir pendaftaran, Kamis, 29 Agustus 2024.
POS-KUPANG.COM, ENDE - Pasangan Bakal Calon Bupati (Bacabup), Djafar Ahmad dan Bakal Calon Wakil Bupati (Bacawabup), Yustinus Sani mendaftar di KPU Ende sebagai peserta Pilkada Ende 2024.
Pasangan calon kepala daerah yang dikenal dengan sandi Politik PAKET JASA ini mendaftar pada hari terakhir pendaftaran, Kamis, 29 Agustus 2024.
Adapaun Paket JASA diusung Koalisi Lima Partai yakni PKB, PBB, Perindo, Partai Buruh dan Partai Gelora. Empat dari lima partai itu merupakan partai non seat di DPRD Kabupaten Ende.
Ketua KPU Ende Wilhelmus Hermanto Lose menyatakan bahwa berkas pendaftaran Paket JASA dinyatakan lengkap dan dapat mengikuti tahapan selanjutnya yakni pemeriksaan kesehatan.
Siap Menang
Meski ditinggalkan PDI Perjuangan yang telah bersama-sama mengawal pemerintahan selama ini, Djafar yang merupakan mantan bupati yakin dan siap memenangkan Pilkada Ende.
Djafar Ahmad menyampaikan terima kasih kepada Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri.
"Pertama sekali saya menyampaikan terima kasih banyak kepada Ketua Umum PDIP, Ibu Megawati Soekarnoputri dan Pak Sekjen Hasto yang sampai lima tahun selalu bersama saya sampai dengan Pak Jokowi juga datang," ujar mantan Bupati Ende ini.
Meski ditinggalkan partainya sendiri, dia mengajak seluruh partai pengusung, tim pemenangan dan simpatisan untuk tetap semangat.
"Jangan pernah menyerah, sudah ada lima partai ini mari kita berjuang untuk Ende yang lebih baik ke depan, bukan hanya PDIP yang terbaik tetapi teman-teman saya lima partai ini juga terbaik, kita tunjukkan kita itu terbaik walaupun kita ditinggalkan begitu saja," tambah Djafar.
Djafar juga mengungkapkan beberapa kali dirinya ditemui Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto dan berpesan agar dirinya terus bersosialisasi namun dirinya tidak mengetahui alasan dirinya akhirnya ditinggalkan PDIP.
"Hanya Tuhan saja yang tahu," tandas Djafar.
Sementara itu, Yustinus Sani mengaku baik-baik saja saat ditinggalkan PDIP.
"Kalau ditanya apa alasannya, jangan tanya kepada saya, tanyakan kepada orang yang tidak mendukung saya dan Pak Djafar," tegas Yustinus Sani.
Yustinus Sani pada kesempatan itu juga mengatakan hanya PKB, PBB, Perindo, Partai Buruh dan Partai Gelora yang benar-benar yang mau mendengar hati dan kehendak rakyat Kabupaten Ende.
Dia juga meminta dan berharap masyarakat Kabupaten Ende melihat kelima partai tersebut yang mau mengusung keduanya. (*)
Ikuti berita POS-KUPANG.COM di GOOGLE NEWS
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.