Berita Timor Tengah Utara

Respon Pemberitaan Pos Kupang, BPBD Kerahkan Mobil Tangki Salurkan Air Bersih di Desa Haumeni Ana 

Respon cepat tersebut berupa penyaluran air bersih kepada masyarakat di wilayah tersebut oleh Pemkab TTU melalui BPBD Kabupaten TTU.

Penulis: Dionisius Rebon | Editor: Oby Lewanmeru
POS-KUPANG.COM/HO
Foto pendistribusian air di Desa Haumeni, Kecamatan Bikomi Nilulat oleh BPBD Kabupaten TTU 

Ia mengakui bahwa ada sumber mata air yang biasa digunakan masyarakat untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari. Namun, mata air tersebut sudah mengering ketika memasuki musim kemarau. Jika musim hujan tiba, masyarakat akan menggunakan sumber mata air itu untuk kebutuhan hidup.

Untuk mencukupi kebutuhan air bersih, masyarakat menampung air hujan yang mengalir dari atap rumah ke dalam tandon ketika musim hujan tiba. 

Theresia mengakui bahwa mereka membeli air bersih untuk kebutuhan hidup. Air tersebut dijual oleh warga desa tetangga.

Satu drum air dibeli dengan harga Rp. 20.000. Mereka membeli 6 drum air untuk mencukupi kebutuhan hidup dan untuk ternak dalam kurun waktu sepekan.

"Satu Minggu enam drum jadi kami beli sebanyak Rp 120.000. Jadi kami hitung satu tahun untuk air bersih ini kami bisa beli sampai 6 juta," ucapnya.

Theresia meminta pemerintah untuk memberikan bantuan sumber air bersih kepada mereka. Pasalnya, terkadang di musim hujan mereka terpaksa membeli air bersih.

Sementara itu, seorang warga Dusun IV bernama Raymundus Oki menyebut, mereka mengalami kesulitan air bersih ketika musim kemarau tiba. Untuk mencukupi kebutuhan hidup sehari-hari di musim kemarau, mereka terpaksa menempuh perjalanan sejauh 2 kilometer untuk memperoleh air bersih.

Baca juga: Satgas Pamtas Yonkav 6/Naga Karimata Bangun Tugu Merah Putih di Halaman Kantor Camat Bikomi Nilulat 

"Tapi air itu kalau bulan begini dia sudah mulai kering,"ungkapnya.

Mereka juga terpaksa membeli air bersih yang dijual Rp. 30.000 per drum. Pasalnya, wilayah dusun IV cukup terisolir dan jauh dari jalan umum.

Dikatakan Raymundus, mereka bisa menggunakan air sebanyak 12 drum. Dalam sepekan mereka bisa menghabiskan uang Rp 360.000 untuk membeli air bersih. (*)

Ikuti Berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved