Jumat, 1 Mei 2026

Kabinet Indonesia Maju

Reshuffle Kabinet, Yasonna Laoly Bakal Diganti Oleh Supratman Andi Agtas

Yasonna Laoly membenarkan bahwa jabatannya sebagai Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia bakal diganti dalam “reshuffle” kabinet Senin.

Tayang:
Editor: Agustinus Sape
KOMPAS/WAWAN H PRABOWO
Ketua Badan Legislasi (Baleg) Supratman Andi Agtas menyerahkan laporan hasil pembahasan revisi Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2002 tentang Komisi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (UU KPK) kepada Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly dalam Rapat Paripurna DPR di Gedung Parlemen, Jakarta, 16 September 2019. 

POS-KUPANG.COM, JAKARTA - Yasonna Laoly membenarkan bahwa jabatannya sebagai Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia bakal diganti dalam “reshuffle” kabinet yang dikabarkan bakal digelar Senin (19/8/2024). Selain Yasonna, ada menteri lain yang diganti, dan ada pula menteri dan wakil menteri yang dipindah untuk memimpin kementerian lain.

“Tentang saya benar,” ujar Yasonna saat ditanya Kompas, Minggu (18/8/2024), mengenai kabar bahwa dirinya bakal diganti oleh politisi Partai Gerindra, Supratman Andi Agtas.

Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto pun membenarkan Yasonna yang merupakan kader PDIP akan termasuk yang diganti oleh Presiden Jokowi,Senin. “Benar” ucapnya.

Supratman saat dihubungi Jumat (16/8/2024), mengaku belum tahu soal pergantian itu. Ia mengaku baru mengetahuinya dari pemberitaan di media.

Ditanyakan apakah siap atau tidak jika ditunjuk menjabat Menkumham, ia menyerahkan keputusan sepenuhnya pada partainya, Gerindra.

“Bukan soal siap atau gak siap, tergantung perintah partai mau ditugaskan di mana,“ katanya.

Supratman telah lama menjabat sebagai Ketua Badan Legislasi DPR. Namun, pada 6 Agustus lalu, partainya menariknya dari posisi itu. Ia diganti oleh Wihadi Wiyanto, anggota Fraksi Gerindra yang juga bertugas di Komisi III DPR.

Selain Yasonna, berdasar informasi yang diperoleh Kompas, Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang Raja Juli Antoni bakal mengganti posisi Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya Bakar.

Kemudian Menteri Investasi Bahlil Lahadalia bakal menggantikan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Arifin Tasrif. Adapun pengganti Bahlil, Presiden Joko Widodo memercayakan pada Rosan Roeslani yang pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 lalu memimpin tim pemenangan capres-cawapres, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.

Selain itu, Presiden menunjuk Dadan Hindayana untuk menjabat Kepala Badan Gizi Nasional, lembaga yang baru saja dibentuk oleh Presiden Jokowi.

Pada Sabtu (17/8/2024) atau seusai acara peluncuran desain baru paspor Republik Indonesia, di Jakarta, Yasonna menyerahkan sepenuhnya perombakan kabinet pada presiden. Pasalnya, hal itu merupakan hak prerogatif presiden. Tak hanya itu, ia pun siap jika Presiden Jokowi mencopotnya dalam waktu dekat.

"Itu reshuffle kewenangan sepenuhnya Presiden Republik Indonesia. Am I ready or not? I am more than ready," tegasnya.

Yasonna pun meminta semua pihak menunggu. "Kita tunggu besok eh lusa," ucapnya.

Kabar reshuffle ini kembali menguat pada Selasa (13/8/2024) setelah Presiden Jokowi melemparkan sinyal itu ketika ditanya wartawan di Ibu Kota Nusantara. ”Ya, kalau diperlukan. Kalau diperlukan. Saya, kan, udah ngomong dari dulu, kalau diperlukan. Saya masih punya hak prerogatif itu,” kata Presiden Jokowi.

Reshuffle itu diduga terjadi pada Rabu (14/8/2024). Namun di hari itu, Koordinator Staf Khusus Presiden Anak Agung Gde Ngurah Ari Dwipayana dalam keterangan tertulis, menegaskan tidak ada rencana dan agenda penggantian menteri.

Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved