Pilgub DKI Jakarta

Faizal Assegaf Klaim, PDIP Beri Lampu Hijau Duet Anies-Abraham di Pilgub DKI Jakarta

Faizal Assegaf, Ketua Umum Partai Nasional Gotong Royong mengklaim saat ini PDI Perjuangan telah memberi sinyal dukung Abraham Samad dampingi Anies.

Editor: Frans Krowin
Warta Kota.Com
LAMPU HIJAU – Faizal Assegaf membeberkan fakta bahwa PDI Perjuangan telah memberikan sinyal unutk mendikung Abraham Samad jadi pendamping Anies Baswedan di Pilpres 2024. 

POS-KUPANG.COM – Faizal Assegaf, Ketua Umum Partai Nagoro atau Nasional Gotong Royong atau disingkat Partai Negoro mengklaim kalau saat ini PDI Perjuangan telah memberi sinyal, mendukung Abraham Samad untuk mendamping Anies Baswedan di Pilgub DKI Jakarta tahun 2024 ini.

Pernyataan itu diungkapkan Ketua Umum Partai Nasional Gotong Royong (Negoro) Faizal Assegaf di Hotel Grand Cemara, Menteng Jakarta Pusat, Jumat 26 Juli 2024.

Faizal Assegaf mengaku sudah menyodorkan nama Abraham Samad ke beberapa partai politik, seperti PKB atau Partai Kebangkitan Bangsa, PKS atau Partai Keadilan Sejahtera dan Partai Nasional Demokrat atau NasDem sebagai partai yang resmi mengusung Anies Baswedan di Pilkada DKI Jakarta.

"Kami sudah usulkan ke ketua-ketua umum partai pengusung Pak Anies, baik PKB, PKS, maupun NasDem. Kami sodorkan untuk dipertimbangkan nama Pak Abraham Samad sebagai calon wakil gubernur," kata Faizal.

Dia menyebutkan bahwa Abraham Samad bisa menjadi sosok yang mampu berdialog dengan antar partai politik. "Karena suara itu sangat kuat berkembang di bawah agar figur Pak Abraham ini bisa menghentikan dialog yang alot antara koalisi partai," tuturnya.

Kemudian Faizal pun menyinggung Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri dan Sekjen Hasto Kristiyanto.

Kata Faizal, nama Abraham Samad itu didapatnya dari orang di kubu elite PDIP tersebut.

"Kami mendapatkan informasi yang kuat bahwa Ibu Megawati maupun Hasto memberi sinyal jika nama Pak Abraham Samad dipasangkan, Anies Baswedan-Abraham Samad, PDIP insyaallah akan bergabung dengan kubu partai perubahan," ucapnya.

Lebih lanjut, informasi soal Abraham Samad ini baru ia dapatkan beberapa waktu lalu.

Namun, ia enggan membeberkan sosok siapa yang memberikan informasi soal Abraham Samad itu.

"Makanya saya bilang ditanyakan ke Pak Hasto. Ada tiga hari lalu pembicaraan yang serius di kalangan elit partai PDIP. Saya mempertaruhkan reputasi saya, informasi saya," imbuhnya.

Dengan demikian, ia pun berpandangan jika PDIP nantinya akan bergabung untuk mendukung Anies Baswedan di Pilkada 2024 Jakarta.

"Karena ada kerinduan bagi PDIP untuk tidak memberi ruang kepada Jokowi untuk menitipkan Ahok, maka kemungkinan mereka bergabung ke NasDem, PKS, dan PKB itu sangat besar," pungkasnya.

Sebagai informasi, Abraham Samad lahir pada 27 November 1966, ia seorang pengacara dan aktivis Indonesia yang terpilih pada bulan Desember 2011 sebagai Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk periode 2011–2015.

Partai Negoro pun resmi memberikan dukungan kepada Anies Baswedan, untuk maju di Pilkada 2024 Jakarta.

Halaman
123
Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved