Pilgub DKI Jakarta

NasDem Tak Punya Pilihan Lain, Anies Baswedan Harga Mati

Sampai saat ini Partai NasDem tak punya pilihan lain untuk diusung dalam Pilgub DKI Jakarta 2024 ini. Pilihannya adalah Anies Baswedan.

Editor: Frans Krowin
ISTIMEWA/POS-KUPANG.COM
HARGA MATI – Partai NasDem sudah dipastikan akan mengusung Anies Baswedan sebagai calon gubernur untuk Pilgub DKI Jakarta 2024 ini. 

POS-KUPANG.COM – Sampai saat ini Partai NasDem tak punya pilihan lain untuk diusung dalam Pilgub DKI Jakarta 2024 ini. Satu-satunya pilihan yang belum berubah sampai sekarang, adalah mengusung Anies Baswedan menjadi bakal calon Gubernur DKI Jakarta untuk periode kepemimpinan 2024 - 2029.

Atas pilihan itulah, Ketua DPP Partai NasDem, Willy Aditya angkat bicara. Ia pun membeberkan alasan mengapa partainya dipastikan akan mengusung Anies Baswedan sebagai untuk Pilkada Serentak 2024 ini.

Dikatakannya, mantan calon presiden 2024 sangat layak untuk didukung, karena sosok Anies Baswedan sangat diidam-idamkan oleh Masyarakat Jakarta. Anies dekat dengan rakyat, sehingga potensi kemenangan demikian kuat untuk Anies.

Saat ini, lanjut dia, Anies juga punya elektabilitas tinggi sehingga kemungkinan besar akan memenangkan kontestasi Pilkada Jakarta 2024 yang saat ini sedang berproses.

Willy Aditya mengatakan itu ketika menggelar konferensi pers di Kantor DPP Partai NasDem, Jakarta Pusat, Senin 22 Juli 2024.

"Tentu kalau pepatah orang kampung saya mengatakan cenderung mata, ke posisi yang menang dengan melihat tren elektabilitas beliau sepak terjang. Dan elektabilitas beliau tentu ini menjadi ini yang diidam-idamkan yang menjadi aspirasi warga Jakarta untuk melanjutkan kepemimpinan. Beliau di daerah khusus Jakarta ini menjadi tolok ukur kami," kata Willy.

Usai mendeklarasikan dukungan, Ketua Umum NasDem, Surya Paloh memerintahkan kepada seluruh kader partainya untuk bahu-membahu menyerap aspirasi yang perlu diimplementasikan oleh Anies ke depan.

Partai bernuansa biru dongker itu juga dalam waktu dekat akan terus berkomunikasi dengan parpol lain untuk membangun koalisi di Pilkada Jakarta.

"Komunikasi akan terus dilakukan dari bapilu dengan partai-partai lain prinsipnya adalah tidak ada yang ketinggalan kalau bisa bermusyawarah Kenapa tidak untuk kebaikan Jakarta," imbuh Willy.

Sebelumnya diberitakan, Partai NasDem resmi akan mengusung Anies Baswedan di Pilgub DKI Jakarta pada Pilkada serentak tahun 2024. 

"Sore ini telah membulatkan tekad menyepakati untuk pilkada DKI, pak Surya Paloh memimpin rapat langsung menetapkan bapak Anies Baswedan sebagai calon Gubernur DKI Jakarta dari partai Nasdem," kata Sekjen Partai NasDem Hermawi Taslim di DPP Nasdem, Jakarta Pusat, Senin 22 Juli 2024.

Hermawi Taslim menjelaskan bahwa penetapan Anies Baswedan sebagai sosok calon gubernur DKI Jakarta didapat dari tiga nama kader NasDem lainnya.

Baca juga: Ahok Tak Mau Duet Sama Kaesang Pangarep: Ya, Merah Sama Merah Dong!

Baca juga: Kaesang Makin Akrab dengan PKS, Kini Perkuat Sinergi untuk Solo, Ada Apa?

Tiga nama kader itu adalah Bendahara Umum Partai NasDem Ahmad Sahroni dan Ketua DPW Jakarta Partai NasDem Wibi Andrino.

Tiga nama itu memang sosok yang diusulkan sebagai calon gubernur yang bakal diusung.

Hermawi menyebut, keputusan ini lebih cepat dibandingkan batas yang telah ditentukan.

"Pleno 11 mei 2024 yang waktu itu mengkristal tiga nama untuk calon gubernur Anies Baswedan, Ahmad Sahroni dan Wibi Andrino," ujar Hermawi.

Diketahui, penentuan Partai NasDem mengusung Anies Baswedan digelar di Nasdem Tower, Jakarta Pusat pada Senin 22 Juli 2024.

Rapat pleno digelar tertutup dan dipimpin langsung oleh Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh.

Sebelumnya, Anies mengatakan dirinya masih santai meski DPP PKB dan DPP NasDem belum resmi mengusungnya menjadi calon Gubernur Jakarta.

Sebagai informasi, Anies Baswedan baru mendapatkan tiket dukungan dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS), dan dipasangkan dengan pimpinan partai tersebut yakni Sohibul Iman.

Kemudian PKS bahkan sudah mengumumkan nama AMAN sebagai singkatan pasangan ini di Pilkada Jakarta 2024.

Selain itu, Anies juga telah direkomendasikan oleh DPW PKB Jakarta sebagai calon tunggal untuk Pilkada Jakarta 2024.

Namun, DPP PKB masih belum menerima usulan rekomendasi dari tingkat DPW tersebut.

Dengan demikian Anies pun merasa merasa waktu untuk pendaftaran cagub, yaitu 19 Agustus 2024 masih panjang.

"Masih panjang, kalau deadline hari ini mungkin sudah pendek. Masih panjang, kita mengalir," tutur Anies di DPW PKB Jakarta, Pulo Gadung Jakarta Timur, Minggu 21 Juli 2024.

Selanjutnya Anies menjelaskan, jika dirinya lebih berfokus untuk masyarakat Jakarta.

Terutama kata dia, soal masalah ekonomi di kelas menengah bawah masyarakat Jakarta.

"Fokus kita ini adalah masyarakat Jakarta, bahwa kondisi perekonomian keluarga apalagi yang berada di strata ekonomi lemah itu amat berat hari ini," tutur Anies.

Lebih lanjut, Anies mengungkapkan soal kondisi perekonomian masyarakat Jakarta yang menjadi fokus utamanya.

Tujuannya, agar bisa memberikan kesejahteraan dan kebahagiaan bagi masyarakat Jakarta.

"Itu yang menjadi perhatian utama, sehingga kita bisa mengembalikan kesejahteraan, bisa mengembalikan kemajuan dan mengembalikan kebahagiaan, mudahan menjadi berkah," pungkasnya.

Sebelumnya Anies Baswedan memuji Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar (Cak Imin) di hari lahir (Harlah) PKB.

Anies Baswedan menyambangi kantor Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PKB Jakarta di Pulo Gadung Jakarta Timur, Minggu 21 Juli 2024.

Adapun kedatangan Anies dalam rangka memenuhi undangan tasyakuran hari lahir (Harlah) PKB ke-26.

Dalam sambutannya, Anies Sempat menyanjung PKB di bawah kepemimpinan Ketua Umum DPP PKB yakni Muhaimin Iskandar alias Cak Imin.

"Gus Imin selalu membawa pembaharuan, Gus Imin di dalam perjalanan mencerminkan bagaimana seorang pribadi yang ingin merepresentasikan generasi muda PKB," tutur Anies.

Menurut Anies, Cak Imin juga berhasil melakukan regenerasi hingga pengkaderan di dalam PKB.

Bahkan kata Eks Gubernur DKI Jakarta itu, jika tidak ada kader PKB yang karbitan.

"Semua yang menjadi pengurus tidak ada yang karbitan, semuanya adalah aktivis-aktivis sejak masih muda. Ada yang aktivis dulunya di IPNU, PMII ada yang berlanjut ke Ansor kemudian PKB, jadi ini sebuah rentetan regenerasi, kaderisasi yang luar biasa," jelasnya.

Dengan demikian Anies pun berharap, agar PKB mampu mewujudkan visinya di mana menghasilkan pemimpin-pemimpin nasional yang bersih, berdemokrasi dan berakhlak.

Lalu, Ia pun juga berujar, agar PKB mampu mempertahankan kaderisasi partainya yang telah berjalan baik.

"Jadi saya ingin sampaikan kepada PKB selamat atas perjalanan 26 tahun, tapi yang tidak kalah penting terus jaga proses regenarasi yang baik ini," pungkasnya.

Baca juga: Surya Paloh Beri Pesan Khusus ke Kaesang Pangarep, Begini Katanya

Baca juga: Karier Gibran Makin Moncer, Dulu Pengusaha Lalu Jadi Wali Kota Solo, Kini Wakil Presiden Terpilih

Adapun dalam acara tasyakuran hari lahir (Harlah) PKB ke-26 itu hadir yakni Ketua DPD Nasdem Jakarta Wibi Adriano, Ketua DPD Gerindra Jakarta Ahmad Riza Patria, Ketua DPD Demokrat Jakarta Mujiyono.

Kemudian Ketua DPD PKS Jakarta Khoiruddin, Wakil Ketua DPD PDIP Jakarta Panji Virgianto, hingga Ketua DPD Hanura Djafar Badjeber.

Sebagai informasi, Harlah PKB ke-26 nanti bakal digelar di JCC Senayan, Jakarta Pusat pada Selasa 23 Juli 2024 mendatang. (*)

Ikuti Pos-Kupang.Com di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved