Imigran Terdampar di Rote Ndao

Viral Speed Boat Muatan 44 Imigran Terdampar di NTT, Warganet Singgung Akpol

Video pendek disertai degan foto itu diunggah aku instagram @ntt.update pada Selasa, 9 Juli 2024 sekira pukul 12.00 Wita. 

Editor: Ryan Nong
Tabgkapan layar IG @
Kapal speed boad yang ditumpangi imigran Bangladesh dan Rohingya terdampar di Rote Ndao NTT 

POS-KUPANG.COM, KUPANG - Sebuah kapal fiber fiber terdampar di wilayah kabupaten Rote Ndao Provinsi NTT. Video bangkai kapal berada di tepi pantai pun viral di media sosial. 

Video pendek disertai degan foto itu diunggah aku instagram @ntt.update pada Selasa, 9 Juli 2024 sekira pukul 12.00 Wita. 

Unggahan itu disertai keterangan, "Orang Bangladesh terdampar di Pantai Fufano Desa Sonimanu Kecamatan Pantai Baru - Rote Ndao 08/07/2024".

Baca juga: Angkot Ugal-Ugalan Kota Kupang Viral, Warganet: Bahayakan Pengguna

Dalam video tampak bangkai kapal yang berwarna kecokelatan karam di tepi pantai yang berbatu. Tampak banyak pria dan wanita yang berada di pantai, tak jauh dari bangkai kapal.

Seorang anggota polisi berseragam pun tampak berdiri tidak jauh dari kapal berbahan fiber itu. Sementara tampak pula garis polisi yang dipasang mengelilingi bangkai kapal tanpa bendera itu. 

Unggahan itu mendapat tanda suka lebih dari 8 ribu kali dan dikomentari sebanyak 832 kali. Sementara itu, banyak Warganet juga memberi komentar berbau candaan. Mereka bahkan menyinggung soal Akpol

Akun @_wiratama menulis, "Jang smpe dong (mereka) tahun depan mo tes akpol."

"Jang bilang kalo tahun depan ini dong yang akan lolos Akpol le ????," timpal akun @loker_ntt_official. 

Informasi yang dihimpun POS-KUPANG.COM menyebutkan, kapal yang terdampar ditumpangi oleh para imigran. Mereka terdiri dari 36 orang asal negara Bangladesh dan 8 orang asal Rohingya

kapal yang mereka tumpangi terdampar di pesisir Pantai Fufano Desa Sonimanu, Kecamatan Pantai Baru, Kabupaten Rote Ndao, Provinsi NTT pada Senin, 8 Juli 2024.

Seluruh imigran diamankan Polisi di Mapolres Rote Ndao. Totla 44 imigran itu tidak mengantongi dokumen atau identitas apapun. Mereka mengaku ingin menyeberang ke Australia. (ian/rio)

 

Ikuti Berita POS-KUPANG.COM di GOOGLE NEWS

 

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved