Pilgub DKI Jakarta

Sekjen NasDem Soal Duet Anies-Andika: Peluang Itu Bisa Saja Terjadi

Dinamika politik menuju kursi 01 DKI Jakarta kini semakin memanas. Nama Anies Baswedan pun disebut-sebut sebagai figur yang layak untuk DKI Jakarta.

Editor: Frans Krowin
TANGKAPAN LAYAR
BISA SAJA – Sekjen PKS, Hermawi Taslim mengatakan, duet Anies-Andika bisa saja tergantung dinamika politik yang berkembang di lapangan. 

POS-KUPANG.COM – Dinamika politik menuju kursi 01 DKI Jakarta kini semakin memanas. Nama Anies Baswedan pun semakin disebut-sebut sebagai figur yang layak untuk memimpin DKI Jakarta periode kepemimpinan 2024 – 2029.

Atas fakta itulah, Sekjen Partai NasDem, Hermawi Taslim ikut bicara. Ia berasumsi tentang duet Anies BaswedanAndika Perkasa yang belakangan ini menjadi bahan diskusi publik.

Dikatakannya, duet Anies – Andika mungkin saja terealisasi, apabila PDI Perjuangan dan PKS memiliki kesamaan pandangan dalam mengusung figure yang dinilai layak untuk

“Tentang wacana duet Anies Andika di Pilkada DKI Jakarta, menurut kami bisa jadi, sepanjang PKS dan PDIP memiliki kesamaan pandangan dalam pilkada,” ujar Taslim sebagaimana dilansir Pos-Kupang.Com, Senin 8 Juli 2024.

Meski begitu, Hermawi menekankan bahwa peta politik di Jakarta telah berubah di mana PKS menjadi kekuatan terbesar saat ini.

Meski begitu, Hermawi menekankan bahwa peta politik di Jakarta telah berubah di mana PKS menjadi kekuatan terbesar saat ini.

Begini Respon PKS

Partai Keadilan Sejahtera memberi respon terkait wacana Anies Baswedan yang akan berduet dengan Andika Perkasa yang adalah Mantan Panglima TNI.

Ketua Fraksi PKS, Jazuli Juwaini mengatakan hingga saat ini partainya belum berkomunikasi dengan PDIP soal wacana pasangan Anies-Andika. Namun ia membenarkan bahwa hal itu boleh-boleh saja, asalkan memiliki rasionalitas politik yang kuat.

Sebelumnya, wacana pasangan Anies-Andika sempat disampaikan Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar.

Sementara itu Ketua DPP Partai Persatuan Pembangunan, Ahmad Baidowi merespons pengusungan pasangan Anies Baswedan-Sohibul Iman oleh PKS.

Baca juga: Andreas Hugo Parera: PDIP Jakarta Rekomendasikan Anies Baswedan Jadi Gubernur DKI

Baidowi bilang PKS seharusnya tidak mengunci pasangan calon mengingat kursi PKS di parlemen Jakarta, belum cukup untuk memajukan sendiri kandidatnya.

Selain itu, menurut Baidowi pengusungan satu paket paslon Pilgub Jakarta oleh PKS mengunci kesempatan parpol lain untuk berkoalisi.

Soal kemungkinan Anies-Sandi dimajukan lagi di Pilkada, menurut Baidowi itu mungkin saja terjadi ditambah rekam jejak keberhasilan keduanya memenangkan Pilgub DKI 2017. (*)

Ikuti Pos-Kupang.Com di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved