Konflik Israel Hizbullah

Hizbullah Targetkan Brigade Timur Tentara Israel dengan Artileri Berat dan Roket

Sirene terdengar di beberapa kota, termasuk Kiryat Shmona, Margaliot, dan Tel Hai, pada Rabu sore, lapor stasiun televisi Israel Channel 12.

Editor: Agustinus Sape
AFP/RABIH DAHER
Asap mengepul dari area yang digempur artileri Israel di Desa Deir Mimas, Lebanon selatan, 15 Juni 2024. 

Kemudian pada Selasa (18/6/2024), ia bertemu dengan Perdana Menteri Lebanon Najib Mikati di Beirut. Seusai pertemuan, kepada media, Hochstein mengatakan, ”Apa yang sedang kita kerjakan bersama (untuk dilakukan) adalah mencoba mengidentifikasi cara untuk mencapai titik di mana kita mencegah eskalasi lebih lanjut,” katanya.

Sementara Mikati dalam pernyataan resmi kantor perdana menteri mengatakan, ”Yang diperlukan adalah menghentikan agresi Israel yang sedang berlangsung terhadap Lebanon dan mengembalikan ketenangan dan stabilitas di perbatasan selatan.”

Mikati juga mengatakan, ancaman Israel yang terus berlanjut tidak akan mengalihkan perhatian Lebanon dari upaya mencari ketenangan.

Hochstein juga melakukan pertemuan dengan Ketua Parlemen Lebanon Nabih Berri. Keduanya membahas situasi keamanan dan politik terkini di Lebanon.

Keduanya juga membahas proposal kesepakatan yang sedang dibahas terkait Gaza, yang juga memberikan peluang untuk mengakhiri ketegangan di Garis Biru atau garis demarkasi antara Israel dan Lebanon.

Selain menemui Berri, Hochstein juga bertemu dengan Panglima Angkatan Bersenjata Lebanon Joseph Aoun.
Hezbollah dan Israel langsung terlibat saling serang hanya sehari setelah Hamas menyerang Israel pada 7 Oktober 2023. Serangan Hamas itu memicu perang di Jalur Gaza. Sebagai solidaritas kepada warga Palestina dan Hamas di Jalur Gaza, Hezbollah secara intens menyerang Israel dari sisi utara.

Setiap hari terjadi gesekan antara Israel dan Hezbollah. Hezbollah sejak awal perang mengatakan, saling tembak di lintas batas Israel dan Lebanon akan berhenti apabila ada gencatan senjata di Jalur Gaza.

(aa.com.tr/kompas.id/afp/reuters)

Ikuti berita POS-KUPANG.COM di GOOGLE NEWS

 

 

 

 

 

 

 

 

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved