Renungan Harian Katolik
Renungan Harian Katolik Kamis 6 Juni 2024, “Manakah yang Paling Utama?”
menjalankan kedua hukum cinta kasih inilah yang menjadi rujukan utama kita untuk menjadi layak atau tidak di hadapan Allah
Oleh : Bruder Pio Hayon, SVD.
POS-KUPANG.COM - Renungan Harian Katolik Kamis 6 Juni 2024, “Manakah yang Paling Utama?”
Hari Kamis Biasa Pekan IX
Bacaan I: 2Tim.2:8-15
Injil: Markus12:28b-34
Saudari/a yang terkasih dalam Kristus
Salam damai sejahtera untuk kita semua. Hal yang utama dalam hidup bagi setiap orang pasti berbeda satu sama lainnya. Namun hal yang paling utama tentu cuma satu yaitu akhirnya bisa hidup bahagia di dalam surga.
Baca juga: Renungan Harian Katolik Selasa 4 Juni 2024, Tiga Cara Mengasah Ketrampilan Meraih yang Terbaik
Maka prioritas hidup kita itulah yang menentukan kualitas hidup kita sekarang dan yang akan datang. Dan kualitas hidup itu hanya ditentukan oleh pola hidup yang kita tunjukkan dalam hidup kita setiap hari.
Saudari/a yang terkasih dalam Kristus
Hari ini kita kembali lagi dengan permenungan kita dari teks bacaan suci pada hari ini. Dari bacaan pertama, kita akan mendengar nasihan dan pengajaran dari St. Paulus dalam surat keduanya kepada Timotius.
Paulus menasihati kita dalam sabdanya: “Jika kita mati dengan Kristus, kita pun akan hidup dengan Dia. Jika kita bertekun, kita pun akan ikut memerintah dengan Dia. Jika kita menyangkal Dia, Dia pun akan menyangkal kita. Jika kita tidak setia, Dia tetap setia, karena Dia tidak dapat menangkal diriNya sendiri.”
Maka Tuhan itu selalu menjadi yang utama dalam hidup kita dan berusaha selalu untuk hidup layak di hadapanNya agar pada akhirnya mendapat kebahagian kekal di surga. Untuk mencapai hidup yang layak di hadapanNya, Yesus mengajarkan kepada kita tentang perintah manakah yang paling utama dalam hidup kita yang percaya kepadaNya.
Pertanyaan ini muncul dari seorang ahli Taurat yang bertanya kepada Yesus: “Perintah manakah yang paling utama?” dan Yesus menjawab: “Dengarlah hai orang Israel, Tuhan Allah kita, itu Tuhan yang esa. Kasihilah Tuhan Allahmu dengan segenap hati, dengan segenap jiwa, dengan segenap akal budi, dan dengan segenap kekuatanmu.
Dan perintah kedua, ialah: Kasihilah sesamamu seperti dirimu sendiri. Tidak ada perintah yang lebih utama daripada kedua perintah ini.” Dua perintah ini menjadi perintah yang paling utama dalam hidup kita yang percaya kepada Tuhan.
Perintah yang pertama adalah mengasihi Tuhan dengan segenap: hati, jiwa, akal budi, dan kekuatanmu. Ini artinya mencintai dengan seluruh hidup kita. Dengan segenap hati, jiwa, dan akal budi itu punya hubungan dengan internal diri dalam relasi dengann Tuhan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/Bruder-Pio-Hayon-SVD-menulis-Renungan-Harian-Katolik.jpg)