Rabu, 6 Mei 2026

Kasus Korupsi

Selama SYL Jadi Menteri Pertanian, Sang Putri 2 Kali Datangi Klinik Kecantikan

Selama Syahrul Yasin Limpo atau SYL menjadi Menteri Pertanian RI, putrinya Bernama Indira Chunda Thita dua kali datang ke klinik kecantikan.

Tayang:
Editor: Frans Krowin
ISTIMEWA/POS-KUPANG.COM
KLINIK KECANTIKAN – Saat masih menjadi Menteri, SYL dua kali menemani putrinya datang ke klinik kecantikan. Di klinik tersebut untuk sekali perawatan Rp 30 juta. 

POS-KUPANG.COM –  Selama Syahrul Yasin Limpo atau SYL menjadi Menteri Pertanian RI, putrinya bernama Indira Chunda Thita dua kali datang ke klinik kecantikan.

Untuk sekali perawatan, SYL harus membayar Rp 30 juta. Uang itu merupakan bagian dari dana yang disalahgunakan oleh sang Menteri untuk kepentingan keluarga, untuk mempercantik anak-anaknya.

Fakta itu diungkapkan sopir Subbagian Rumah Tangga Pimpinan Biro Umum dan Pengadaan Kementerian Pertanian (Kementan), Oky Anwar Djunaidi saat bersaksi dalam sidang kasus korupsi SYL di lingkungan Kementan di Pengadilan Tipikor Jakarta, Rabu 29 Mei 2024.

Dikatakannya, klinik kecantikan yang didatangi SYL bersama putrinya itu, terletak di Jakarta Barat. Di tempat itu, untuk sekali perawatan SYL harus membayar Rp 30 juta.

Dipaparkannya, SYL kali pertama datang bersama Thita ke Chen Clinic Aesthetic & Antiaging di Jakarta Barat pada Desember 2021. Saat itu, SYL dan Thita menghabiskan Rp30 juta untuk sekali perawatan.

"Siapa yang datang ke klinik kecantikan?" tanya Hakim Ketua, Rianto Adam Pontoh kepada Oky. "Yang pertama, bapak dengan Ibu Thita," jawab Oky.

"Ini keterangan saudara 2 Desember 2021? Coba saudara ingat, untuk dua orang itu 30 (juta) apakah lebih pembayarannya?" kata Hakimi Pontoh.

"Itu dua kali ke sana, ke klinik," ujar Oky.

"Yang pertama pembayaran?"

"30 tadi."

Uang Rp 30 juta itu menurut Oky diperolehnya dari mantan Sub Koordiator Pemeliharaan Biro Umum dan Pengadaan Kementan, Gempur Aditya.

Oky menyebut bahwa dia mengambil uang dari Gempur untuk biaya perawatan di klinik kecantikan atas arahan atasannya, Isnar Widodo.

"Saya mengambil uangnya menemui Pak Gempur," ujar Oky.

"Diperintah bagaimana?" tanya Hakim.

"Pak Oky, kebawah temui Pak Gempur," kata Oky meniru ucapan Isnar saat memerintahnya.

Sumber: Pos Kupang
Halaman 1/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved