Jumat, 10 April 2026

Renungan Harian Katolik

Renungan Harian Katolik Selasa 21 Mei 2024, Yang Terbesar Harus Menjadi Pelayan

cita-cita dan berjuang untuk menjadi seorang pemimpin dalam sebuah organisasi atau kelompok tertentu.

Editor: Rosalina Woso
Dok. POS-KUPANG.COM
Pastor John Lewar SVD menyampaikan Renungan Harian Katolik Selasa 21Mei 2024, Yang Terbesar Harus menjadi Pelayan 

POS-KUPANG.COM - Renungan Harian Katolik Selasa 21Mei 2024, Yang Terbesar Harus menjadi Pelayan

Oleh : Pastor John Lewar, SVD

Lectio:
Yakobus 4:1-10
Mazmur 55:7-8,9-10a,10b-11a,23
Markus 9:30-37

Meditatio:
Dalam perjalanan ke Kapernaum, Yesus memberitahukan kepada para muridNya penderitaan yang akan menimpa diriNya. Namun para murid tidak mengerti apa yang dikatakan Yesus.

Kenapa demikian? Alasannya sederhana, karena dalam perjalanan mereka tidak fokus pada perkataan Yesus, tetapi bertengkar dan lebih promosi diri siapa yang terbesar di antara mereka. Dengan kata lain, siapa yang paling berkuasa di antara mereka. Para murid juga berpikir bahwa siapa yang selalu dekat dengan Yesus atau selalu di samping Yesus pasti yang terbesar.

Dalam konteks keduniawian, pikiran para murid ini benar. Sebagai manusia, mereka pun berusaha untuk menjadi pemimpin. Kita ambil contoh Yakobus dan Yohanes yang meminta jabatan dari Yesus untuk mendapat kursi kehormatan. Ketika para murid memperebutkan kuasa dan meributkan siapa yang terbesar di antara mereka, Yesus kemudian meluruskan dan memurnikan pikiran mereka.

Baca juga: Renungan Harian Katolik Minggu 19 Mei 2024, "Tanda Keselamatan"

Bagi Yesus, kehormatan dan kemuliaan bukan terletak pada kedudukan seseorang, tetapi terletak pada sikap melayani orang lain dengan kasih. Menjadi orang besar adalah dia yang mau menjadi yang terakhir dan ingin melayani sesamanya.

Yesus pun menghendaki agar semua pengikut-Nya mau menjadi pelayan bagi sesamanya, membantu yang kecil dan mereka yang membutuhkan. Yesus menjernihkan pikiran para murid dengan ungkapan
“Barang siapa yang menyambut anak kecil seperti ini, ia menyambut Aku.”

Dewasa ini pangkat dan jabatan menjadi sebuah kebanggaan. Sesuatu yang sangat baik apabila seseorang punya cita-cita dan berjuang untuk menjadi seorang pemimpin dalam sebuah organisasi atau kelompok tertentu.

Namun yang diharapkan adalah bahwa setiap pemimpin harus mengabdikan diri sepenuhnya bagi kepentingan komunitas, banyak orang dan bukan untuk kepentingan personal.

Kehormatan seseorang sebagai seorang pemimpin terletak pada sejauh mana dia melayani sesamanya dengan tulus dan total. Tuhan Yesus meminta kita untuk membangun semangat pelayanan. Semangat pelayanan lahir karena rasa syukur yang mendalam atas rahmat Tuhan dan kepedulian untuk berbagi dengan saudara-sadari yang lain. Seorang kristiani yang mengalami kasih Tuhan akan semakin terdorong untuk memberikan diri dan peduli bagi orang lain dalam semangat pelayanan.

Sadar atau tidak sadar, tahu atau tidak tahu, terima atau tidak terima, terkadang pikiran kita juga seperti para murid. Kita mau menjadi yang terpenting, kita mau menjadi yang terbesar, kita mau menjadi yang terdepan, dan kita mau menjadi yang terkenal. Karena kemauan dan kehendak bebas, kita seperti kehilangan roh dari pelayanan, kita kekurangan makna tentang indahnya pelayanan.

Kecenderungan sekarang yang jamak terjadi adalah apa yang bisa saya dapatkan, bukan berjuang untuk semangat apa yang bisa saya berikan. Di tengah arus zaman di mana orang lebih ingin dilayani daripada melayani, menjadi
pelayan merupakan tantangan besar. Mampukah kita melayani dengan tulus?

Missio:
Yesus menegaskan bahwa kita menjadi penting, menjadi terdepan, menjadi besar, dan menjadi terkenal karena keikhlasan dan kejujuran dalam melayani orang lain tanpa diskriminatif. Dengan kata lain, semua tugas dan kerja kita harus dibalut dengan keikhlasan dan kejujuran.

Pesan Yesus lewat Injil hari ini adalah “yang terbesar harus menjadi pelayan untuk semua orang”. Kita akan menjadi besar ketika kita melakukan semua kerja atas dasar kasih.

Sumber: Pos Kupang
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved