Selasa, 21 April 2026

Renungan Harian Katolik

Renungan Harian Katolik Minggu 19 Mei 2024, "Tanda Keselamatan"

Tanda yang agung, ajaib dan mengherankan adalah mereka mulai berkata-kata dalam bahasa-bahasa lain tapi dimengerti oleh semua

Editor: Eflin Rote
Gereja Bethel Indonesia - WordPress.com
Ilustrasi Roh Kudus 

Oleh: RP Markus Tulu SVD

POS-KUPANG.COM - Selamat Hari Raya Pentakosta bagi kita semua. Hari raya ini disebut juga sebagai hari kelahiran gereja. Hari raya ini ditandai dengan turunnya lidah-lidah api ke atas diri para rasul dan para rasul itulah yang menjadi saksi.

"Tampaklah kepada mereka lidah-lidah seperti nyala api bertebaran dan hinggap pada mereka masing-masing. Maka pada saat itulah mereka dipenuhi dengan Roh Kudus.

Tanda yang agung, ajaib dan mengherankan adalah mereka mulai berkata-kata dalam bahasa-bahasa lain tapi dimengerti oleh semua mereka yang berkebangsaan lain karena memang Roh Kuduslah yang menerangi budi dan hati mereka.

Itulah tanda perbuatan besar yang dilakukan Allah, sebagai tanda iman dan tanda keselamatan. Hari raya Pentakosta adalah hari yang ke lima puluh sesudah kebangkitan.

Hari raya ini mengajarkan kita untuk "hidup oleh Roh" agar kita hidup dengan tidak menuruti keinginan daging. Bahwa tidak mudah untuk menjalani hidup dengan tidak menuruti keinginan daging.

Karena Roh memang kuat tapi daging kita lemah. Karena itu maka penting bagi kita untuk mengusahakan hidup yang ditandai kasih persaudaraan, sukacita, damai, sejahtera, kesabaran, kemurahan hati, kelemahlembutan dan penguasaan diri.

Hanya dengan mengusahakan hidup yang seperti inilah kita semakin tegas dan nyata menjadi milik Kristus dan menyalibkan daging dengan seluruh hawa nafsu. Benar bahwa mengusahakan hidup seperti ini tidaklah segampang kita membalikkan telapak tangan kita.

Tapi jika kita telah menjadi milik Kristus maka Roh Kudus, Roh yang dijanjikan Yesus sebagai Penolong akan menuntun dan memimpin kita kepada kebenaran. Karena Roh Kudus itulah yang adalah Roh Kebenaran yang akan memimpin kita kepada seluruh kebenaran.

Maka dari situ kita diminta untuk dengan rendah hati membuka diri dan hidup kita agar hidup kita dipimpin oleh Roh Kudus. Sehingga akhirnya kita menjadi kian berani untuk bersaksi tentang Kristus yang hidup dan berkarya, Kristus yang menderita dan wafat, Kristus yang bangkit dan menampakan diri-Nya. Kis. 2:1-11; Gal. 5: 16-25; Yoh. 15:26-27;16:12-15. (*)

Ikuti Berita POS-KUPANG.COM di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved