Berita Timor Tengah Selatan

Koordinator Pengawas SMA, SMK dan SLB Kabupaten TTS Sebut Ujian Sekolah Berjalan Lancar 

Berdasarkan pantauan tersebut, ujian yang telah berlangsung sejak 16 April 2024 hingga 23 April 2024 ini tingkat Kabupaten TTS dinyatakan sukses. 

Penulis: Adrianus Dini | Editor: Oby Lewanmeru
POS-KUPANG.COM/ADRIANUS DINI
Koordinator Pengawas SMA, SMK dan SLB Kabupaten TTS, Jeremias Pelle. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Adrianus Dini

POS-KUPANG.COM, SOE - Koordinator Pengawas (Korwas) tingkat SMA, SMK dan SLB, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Timor Tengah Selatan, Provinsi Nusa Tenggara Timur memantau pelaksanaan Ujian Sekolah.

Berdasarkan pantauan tersebut, ujian yang telah berlangsung sejak 16 April 2024 hingga 23 April 2024 ini tingkat Kabupaten TTS dinyatakan sukses. 

Hal itu disampaikan, Koordinator Pengawas SMA, SMK dan SLB Kabupaten TTS, Jeremias Pelle, Selasa, 23 April 2024.

Dirinya menjelaskan, ada 93 sekolah yang berpartisipasi dalam ujian sekolah yakni 35 SMK, 56 SMA dan 2 SLB.

"Berdasarkan hasil pantauan kami, ujian ini berjalan dengan aman, tertib dan lancar, meski ada beberapa sekolah yang sempat terganggu dengan gangguan jaringan internetnya. Kondisi itu dapat diatasi oleh panitia dan teknisi sehingga ujiannya dapat berjalan dengan baik," ungkapnya.

Meski demikian kata Pelle, ada juga sekolah yang melaksanakan ujian secara luar jaringan (luring) dan berjalan dengan baik.

Dia menjelaskan, data peserta didik belum terkumpul secara valid sehingga pihaknya belum bisa memastikan berapa peserta didik yang tidak mengikuti ujian sekolah tahun ini dan berapa peserta didik yang akan mengikuti ujian susulan.

Baca juga: Dukung APH, Pendeta di TTS Deklarasi Tolak Kasus TPPO dan Pelecehan Seksual Anak di Bawah Umur


"Ujian susulan ini dikarenakan ada yang beralasan sakit sehingga tidak mengikuti ujian. Ada juga yang beralasan mengikuti wawancara seleksi masuk perguruan tinggi di Kupang sehingga akan dijadwalkan ulang oleh pihak sekolah," tandasnya. 

"Sejauh ini belum ada laporan dari pihak sekolah mengenai ujian yang terkendala. Oleh karena itu dapat disimpulkan bahwa ujian sekolah tahun ini berjalan normal," tuturnya. 

Sementara, Lukas, salah seorang peserta ujian dari SMAN 1 SoE mengaku senang bisa mengikuti ujian tahun ini dengan baik.

"Secara umum ujian berlangsung baik. Pihak sekolah melaksanakan ujian sekolah berbasis Android sehingga selain belajar kami juga mempersiapkan diri pada malam hari seperti mencharge baterai Handphone. Semua persiapan itu memungkinkan ujian dapat berjalan dengan baik," tandasnya. 

Menurut Lukas, ujian sekolah ini menjadi syarat mutlak bagi dirinya mengakhiri pendidikan menengah atas.

"Saya merasa bahwa ujian ini sangat penting dan perlu dilakukan sebagai syarat mengakhiri pendidikan jenjang SMA," pungkasnya. (din)

Ikuti Berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved