Berita Kota Kupang

Pesan Paskah Pater John Puri Udjan, Kebangkitan Yesus Beri Harapan Bagi Manusia

Tuhan tidak membiarkan umat-Nya mengalami keruntuhan tetapi, Tuhan pasti datang dengan caranya untuk menyelamatkan umat-Nya kembali.

Penulis: Agustina Yulian Tasino Dhema | Editor: Eflin Rote
POS-KUPANG.COM/ASTI DHEMA
Umat menghadiri Misa Sabtu Suci di Gereja Paroki Santo Matias Rasul Tofa, Kota Kupang pada Sabtu, 30 Maret 2024 malam 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Asti Dhema

POS-KUPANG.COM, KUPANG - Kebangkitan Yesus Kristus memberi harapan pada situasi apa pun dalam kehidupan manusia. Dengan kebangkitan Yesus, Tuhan berharap manusia tidak hanya mengandalkan kemampuannya sendiri.

Hal ini disampaikan Pater John Puri Udjan, SVD saat misa pertama Sabtu Suci Gereja Paroki Santo Matias Rasul, Tofa Kota Kupang, Sabtu 30 Maret 2024.

Dalam bacaan suci di malam vigili memberi satu pengharapan bahwa dalam situasi apa pun terutama pada situasi yang sangat meruntuhkan dan meresahkan hidup manusia. Tuhan tidak membiarkan umat-Nya mengalami keruntuhan tetapi, Tuhan pasti datang dengan caranya untuk menyelamatkan umat-Nya kembali.

"Allah senantiasa berbaik hati kepada kita," ungkap Pater John Puri Udjan, SVD.

Peristiwa kebangkitan Yesus dari maut adalah peristiwa Tuhan mengalahkan kekuasaan dosa dan kematian. Tuhan menang atas dosa dan kematian dan itu menjadi pengharapan bagi umat manusia.

Kebangkitan Yesus menjadi harapan bagi umat kristiani. Dengan kebangkitan-Nya semua orang akan mengalami hal yang sama bahwa Tuhan tetap mengasihi umat-Nya terutama pada sisi kerapuhan dan ketidaksanggupan hidup manusia.

"Tuhan berdaya, menyembuhkan, memulihkan membantu kita sehingga kita masih hidup dalam keadaan yang, keadaan selamat, dan tertebus," katanya.

Malam Paskah (Vigili Paskah) ini diawali dengan cahaya lilin paska yang dimaknai bahwa terang Tuhan tidak hanya sekadar menunjukan cahaya tetapi cahaya yang mendatangkan keselamatan bagi hidup manusia.

Saat Vigili juga terjadinya pembaharuan janji babtis bagi seluruh umat yang percaya kepada Yesus Kristus. 

"Kita boleh bersyukur bahwa Tuhan yang bangkit memulihkan hidup kita selalu, menyertai hidup kita selalu sejak kita terima sakramen babtis dan menjalani hidup kita sebagai murid-murid Tuhan,"lanjutnya.

Dalam perjalanan hidup sebagai pengikut Kristus, banyak keberhasilan, banyak kebahagiaan tetapi banyak juga tantangan dan pencobaan yang kita alami. Kita percaya bahwa Yesus yang menang atas kuasa dosa dan kematian tidak hanya menonton dan membiarkan kita seperti Allah yang sama melakukan kepada bangsa Israel, Allah yang sama dalam diri Yesus yang melakukan kasih, menolong dan membebaskan manusia. 

Dengan kebangkitan Yesus, Tuhan berharap kita tidak mengandalkan kemampuan manusiawi kita. Banyak orang yang beranggapan bahwa kita membangun hidup ini, memelihara hidup ini, mensejahterakan hidup ini dengan kesanggupan manusia tetapi, lupa bahwa manusia memiliki kemampuan yang terbatas. 

Tuhan tetap mengundang agar manusia tetap datang kepada-Nya sebagai sumber pemberi hidup. Dia yang memuaskan kita, memberi jalan kepada kita untuk tetap menjalankan hidup beriman kita di tengah tantangan dan pencobaan.

Selain membaharui janji babtis, pada malam ini juga  dengan satu keyakinan untuk senantiasa menerima Tuhan Yesus juru selamat kita yang menolong dan membebaskan dalam kehidupan kita sampai pada saat kita tidak bisa menolong hidup kita dalam dosa dan kematian. 

Tuhan memulihkan kita dari kematian dan dosa agar rahmat kasih Tuhan tetap dialami dalam kehidupan ini. Kita boleh percaya bahwa tetap menolong umat-Nya, membuka batu-batu yang menutup kehidupan kita dan kita berlari kepada Tuhan sebagai penyelamat manusia. (dhe)

Ikuti Berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved