Berita Rote Ndao

Misa Sabtu Suci di Kapela Santo Petrus Pulau Ndao, Romo Dion: Kristus Bangkitkan Semangat

Hal ini diterangkan Romo Dion saat berkotbah dalam Misa Sabtu Suci di Kapela St. Petrus Pulau Ndao, Kecamatan Ndao Nuse, Kabupaten Rote Ndao

|
Penulis: Mario Giovani Teti | Editor: Eflin Rote
POS-KUPANG.COM/HO-UMAT PULAU NDAO
Suasana Misa Sabtu Suci di Kapela St. Petrus Pulau Ndao, Kecamatan Ndao Nuse. Sabtu, 30 Maret 2024 malam. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Mario Giovani Teti

POS-KUPANG.COM, BA'A - RD Dion Hesron atau Romo Dion mengajak umat Katolik di Pulau Ndao merefleksikan kebangkitan Kristus, membangkitkan semangat hidup baru manusia.

Hal ini diterangkan Romo Dion saat berkotbah dalam Misa Sabtu Suci di Kapela St. Petrus Pulau Ndao, Kecamatan Ndao Nuse, Kabupaten Rote Ndao. Sabtu, 30 Maret 2024 malam.

"Kebangkitan Kristus harus mampu membangkitkan semangat kita untuk mengandalkan kuasa Allah dan bukan kuasa dunia," terang Romo Dion.

Dia menjelaskan, umat juga perlu bersukacita dan bergembira bersama karena Kristus telah bangkit.

"Yesus bangkit itu karena kuasa Allah. Kuasa Allah yang mengalahkan segala kematian sehingga itu menjadi pengharapan baru bagi kita," jelas Romo Dion.

"Dan itulah yang menjadi dasar bagi kita orang-orang beriman bahwa ada kehidupan sesudah kematian. Ada kebangkitan sesudah kita mengalami kematian," lanjutnya.

Dalam kematian, masih penjelasan Romo Dion, itulah saat dimana umat manusia kembali kepada kehidupan abadi bersama Bapak dalam Kerajaan Surga. 

"Dan dalam kehidupan kita, kuasa Allah memampukan kita untuk bangkit di dalam keterpurukan hidup kita. Kuasa Allah memampukan kita untuk bangkit dari mati rasa kita di dalam kehidupan kita," ungkap Romo Dion.

Dikatakannya, kebangkitan Kristus harus menjadi kekuatan bagi umat di dalam menjalani kehidupan.

Romo Dion mengemukakan, sesudah Yesus wafat dan dikuburkan, para perempuan (Maria Magdalena dan kawan-kawan) menjenguk makam Yesus dan di situ mereka mendapat gempa bumi yang hebat, karena seorang malaikat turun dari langit dan datang ke kubur Yesus. Ia menggulingkan batu penutup kubur. 

Dan di situ terjadilah ketakutan yang dahsyat (bayangkan kalau terjadi di kita). Tetapi malaikat itu mengatakan untuk jangan takut. 

Ungkapan jangan takut mengingatkan umat terhadap ungkapan yang sama dari Yesus kepada para murid. Hal sama juga diungkapkan Yesus untuk umat-Nya agar jangan takut. 

"Jangan takut ketika mengalami keterpurukan dalam hidup, jangan takut untuk menjalani kehidupan ini, apalagi takut setan. Kalau kita percaya maka setan tidak akan mengganggu kita, kalau kita percaya juga maka keterpurukan tidak akan melanda kita," pungkas Romo Dion.

"Kebangkitan Yesus memampukan kita untuk menjadi utusan dan saksi di dalam kehidupan kita," sambungnya.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved