Paskah 2024

Paskah 2024, Romo Dus Bone: Kita Turut Bangkit Bersama-Nya

hidup lebih baik. Supaya ketika merayakan paskah, dirayakan dengan penuh sukacita dan kita ikut bangkit bersama Kristus

|
Penulis: Elisabeth Eklesia Mei | Editor: Rosalina Woso
POS-KUPANG.COM/HO-KUB ARNOLDUS YANSEN
Pastor Paroki St. Fransiskus dari Asisi, BTN, Kolhua Kupang, RD.Longginus Bone,Pr foto bersama anggota koor KUB Arnoldus Yansen yang bertugas saat perayaan misa Jumat Agung, Jumat, 29 Maret 2024. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Eklesia Mei

POS-KUPANG.COM, KUPANG - Dalam rangka hari Raya Paskah 2024, Pastor Paroki St. Fransiskus dari Asisi, BTN, Kolhua Kupang, RD.Longginus Bone, Pr atau yang biasa disapa Romo Dus Bone, berharap agar setelah mengadakan paskah, seluruh umat juga turut bangkit bersama-Nya.

"Setelah mengadakan Paskah kita juga turut bangkit bersama-Nya," kata romo Dus, 29 Maret 2024.

Dikatakan Romo Dus, seluruh umat Allah perlu untuk memaafkan satu dengan yang lainnya. Hal itu dilakulan untuk menghadirkan kasih Kristus dan kebaikan Allah dalam hidup bersama.

"Mungkin di masa lalu ada yang kurang berkenan, khususnya kita yang selalu hidup bersama. Sehingga, perlu untuk saling memaafkan satu sama lain," kata romo Dus.

Baca juga: 460 Personel Polresta Kupang Kota Amankan Perayaan Paskah 2024 di Kota Kupang

KUB Santu Benediktus dan Vox Paterna foto bersama usai perayaan Misa Jumat Agung di Paroki Santu Fransiskus dari Asisi BTN Kolhua, Jumat, 29 Maret 2024.
KUB Santu Benediktus dan Vox Paterna foto bersama Romo Condradus Takene usai perayaan Misa Jumat Agung di Paroki St. Fransiskus dari Asisi BTN Kolhua, Jumat, 29 Maret 2024. (POS-KUPANG.COM/HO-DOK KUB BENEDIKTUS)

"Kita juga perlu berjalan bersama untuk menghadirkan kasih Kristus dan kebaikan Allah bagi hidup kebersamaan kita," tambahnya.

Romo Dus mengajak seluruh umat yang merayakan Paskah untuk bersyukur, karena telah diberikan waktu selama 40 hari untuk mempersiapkan diri memasuki paskah.

"Itu momen yang tepat untuk memperbaharui diri kita supaya hidup lebih baik. Supaya ketika merayakan paskah, dirayakan dengan penuh sukacita dan kita ikut bangkit bersama Kristus," ujarnya.

Romo Dus menyebut, selama satu bulan sebelum perayaan Paskah, di Paroki St. Fransiskus dari Asisi BTN terdapat pembagian tugas terkait panitia Paskah. Yang mana, pada tahun ini, panitia Paskah ditangani oleh wikayah 8 yang terdiri dari dua KUB yaitu St. Mikael dan Sta. Elisabeth.

"Persiapan dari panitia sangat luar biasa dan ada kerja sama dari antara mereka dari dua KUB itu," ungkapnya.

Romo Dus mengatakan, terkait partisipasi dari agama lain dalam melancarkan perayaan hari-hari besar keagamaaan sangat aktif, baik kegiatan hari besar umat katolik maupun umat muslim.

"Ketika ada Lebaran atau Idul Fitri ada teman-teman dari agama katolik yang menjaga di Masjid. Begitu pun sebaliknya, ketika hari raya Natal dan Paskah, para pemuda-pemuda Masjid juga datang menjaga bersama dengan Polres Kupang Kota dan Polsek Maulafa," ungkapnya. (cr20)

Ikuti Berita POS-KUPANG.COM Lainnya di GOOGLE NEWS

 

 

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved