Renungan Harian Katolik
Renungan Harian Katolik Jumat 29 Maret 2024: Kisah Sengsara Tuhan
Dalam seluruh kisah sengsara penyaliban Yesus ini memberi makna akan kebesaran Allah yang nampak dalam penderitaan dan kematian di atas salib.
Namun bagi Yesus, Salib adalah jalan menuju keselamatan. Karena itulah jalan satu-satunya sesuai yang dikehendaki Bapa dan Yesus sendiri telah bersabda: “Tak ada kasih yang paling besar dari pada kasih seorang yang menyerahkan nyawanya bagi sahabat-sahabatnya”. Itu lah kasih yang sempurna. Dan Yesus mempraktekan hukum utama yang diberikanNya sendiri yaitu saling mengasihi.
Dalam kisah sengsara itu terlihat jelas kisah tentang perjumpaan Yesus dengan IbuNya dan Veronika dan perempuan-perempuan yang meratapiNya. Ada juga Simon dari Kirene yang membantuNya dan Yohanes murid yang dikasihiNya.
Di antara kepedihan dan beban salibNya itu, masih ada orang yang datang kepadaNya dengan setia mendampingiNya. Dan itu hanya orang-orang kecil dan yang terpinggirkan dan bukan orang-orang hebat. Tapi Yesus tetap menjalaninya sampai titik darah penghabisan di atas kayu salib.
Karena Dia tahu, itulah jalan menuju keselamatan bagi semua orang. Dalam banyak peristiwa hidup, kita juga pasti mengalami jalan salib hidup kita masing-masing. Dan ketika kita mengalami itu, jangan pernah kaget atau bahkan marah bahwa semua orang yang dulu pernah kita bantu atau bahkan semua orang yang dekat dengan kita akan menjahui kita.
Itu sudah pasti. Maka jangan pernah membuang salib itu hanya karena mereka tidak membantu kita tetapi seperti Yesus harus tetap setia memanggul salib itu karena di balik jalan salib itu, ada kebangkitan dan hidup baru.
Saudari/a yang terkasih dalam Kristus
Pesan untuk kita, pertama: Salib bagi kebanyakan orang menjadi aib dan ketakutan. Tetapi bagi kita, salib adalah jalan keselamatan.
Kedua, Kristus taat sampai wafat di Salib karena untuk menyelamatkan kita dari dosa dan maut. Ketiga, maka setiap salib yang kita pikul dalam hidup kita adalah juga tanda keselamatan bagi kita.(*)
*) Bruder Pio Hayon, SVD adalah Dosen STPM Santa Ursula Ende, Konselor dan Koordinator Bruder Subzonal Indo-Leste
Ikuti Berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.