Renungan Harian Katolik

Renungan Harian Katolik Kamis Putih 28 Maret 2024, "Merayakan Perjamuan Tuhan"

Kisah Perjamuan Paskah Umat Israel pada malam Tuhan membebaskan mereka dari perbudakan Mesir dan menghantar mereka menuju ke Tanah Terjanji.

Editor: Eflin Rote
tribun
Perjamuan Malam Terakhir Yesus Kristus Bersama 12 Muridnya Sebelum Dia Disalibkan dan Bangkit pada Hari Ketiga 

KAMIS PUTIH
Kel 12: 1-8. 11-14
1Kor 11:23-26
Yoh 13:1-15

"MERAYAKAN PERJAMUAN TUHAN"

1. Bacaan Pertama:
Kisah Perjamuan Paskah Umat Israel pada malam Tuhan membebaskan mereka dari perbudakan Mesir dan menghantar mereka menuju ke Tanah Terjanji. Karya agung Allah ini dikenangkan turun-temurun dalam Perayaan Paskah Yahudi sampai sekarang.

2. Bacaan Kedua dan Injil mengisahkan Perjamuan Tuhan Yesus dan murid2-Nya pada malam terakhir sebelum Ia menderita sengsara, wafat, lalu bangkit untuk membebaskan manusia dari perbudakan dosa dan menjadikan kita anak-anak Allah. Perjamuan Tuhan ini tetap kita kenangkan dan hadirkan kembali dalam Perayaan Ekaristi.

3. Pada awal perjamuan
di malam terakhir Yesus membasuh kaki para rasul, membasuh kaki kita, dari debu jalan-jalan lama (yaitu jalan keangkuhan dan ingat diri) dan memberi kita kemerdekaan untuk jalan baru (yaitu jalan kerendahan hati dan pelayanan kasih):
"Jikalau Aku Tuhan dan Gurumu membasuh kakimu, maka kamu pun wajib saling membasuh kakimu".

4. Sesudah itu Yesus memecahkan Roti Diri-Nya dan memberikan Anggur Darah-Nya yang akan tertumpah di kayu Salib bagi kita dengan berpesan: "Buatlah ini sebagai kenangan akan Daku".

5. Yang dimaksud Yesus bukanlah sekadar memecahkan hosti putih
di tangan ini, melainkan memecahkan roti-diri, memberikan yang terbaik dari diri kita dlm pelayanan bagi sesama sebagai kesaksian akan Yesus yang telah mencintai kita sampai sehabis-habisnya: "Tak ada kasih yang lebih besar dari kasih seorang yang memberikan nyawanya untuk sahabat-sahabatnya" (Yoh 15: 13).
Lalu Yesus berpesan:
"Buatlah ini sebagai kenangan akan Daku".

6. Kita doakan khusus para imam yang membarui janji imamat mereka hari ini. Bersama mereka kita pun membarui setia kasih kita pada Yesus Tuhan.

7. DOA:
+ Yesus Tuhanku,
Basuhlah kaki kami dari debu jalan-jalan lama dan berilah kami kemerdekaan untuk menempuh jalan baru dalam kerendahan hati dan pelayanan kasih menurut teladan-Mu.
Syukur untuk Roti Surgawi yaitu Tubuh Darah Kristus yang kami terima sebagai santapan dalam ziarah menuju ke tanah air surgawi.
Segala hormat, pujian dan syukur bagi-Mu, ya Kristus Juruselamat kami sepanjang segala abad +
Amin 
Salam kasih, doa dan persembahan Ekaristi untukmu semua
P. Leo Kleden SVD  (*)

Ikuti berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved