Berita Rote Ndao
Buku Injil Lukas dan Markus dalam Bahasa Somalia Ditemukan Mengapung di Perairan Fedok Rote Ndao
Benda aneh yang ditemukan mengapung itu, ketika dievakuasi oleh seorang warga Fedok, Kristian Giri (42) ke daratan, ternyata di dalam benda itu berisi
Penulis: Mario Giovani Teti | Editor: Eflin Rote
Laporan Reporter POA-KUPANG.COM, Mario Giovani Teti
POS-KUPANG.COM, BA'A - Warga Dusun Fedok, Desa Oelolot, Rote Barat, dihebohkan dengan penemuan benda aneh yang mengapung di Perairan Fedok.
Benda aneh yang ditemukan mengapung itu, ketika dievakuasi oleh seorang warga Fedok, Kristian Giri (42) ke daratan, ternyata di dalam benda itu berisi ribuan buku kecil, tulisannya dalam bahasa Somalia, dengan penjelasan Injil Lukas dan Markus.
Hal ini disampaikan Kabid I Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Rote Ndao Yeskiel Nalle yang akrab disapa Yes Nalle saat dijumpai di ruang kerjanya, Jumat 22 Maret 2024.
"Saya dihubungi jam 7 malam oleh keluarga sendiri yakni sepupu di Dusun Fedok, Desa Oelolot. Sepupu saya menceritakan bahwa ada ketemu sebuah benda jam 8 pagi pada tanggal 6 Maret 2024 di Perairan Fedok," ucap Yes.
Dia menuturkan, posisi benda itu dilihat sekitar 2 mil dari garis pantai. Diakui Yes, karena masyarakat di Dusun Fedok banyak mendapat edukasi tentang pertolongan, warga pun langsung pergi dengan perahu melihat benda itu, karena awalnya dikira jasad manusia yang sedang terapung.
"Ternyata benda itu semacam sampan. Akhirnya dievakuasi ke darat oleh saudara Kristian Giri. Terus saya hubungi mereka di Fedok bahwa jangan dibuat apa-apa benda itu, takutnya di dalam benda itu ada barang-barang yang membahayakan," tutur Yes.
"Tapi namanya masyarakat, rasa ingin tahunya lebih banyak dari pada melihat resiko," sambung dia.
Yes menjelaskan, ada beberapa bagian dari benda itu bentuknya seperti kotak-kotak dan kedap air, lalu terkancing dengan baut. Karena penasaran, warga pesisir Dusun Fedok membuka kancingan baut pada benda aneh tersebut.
"Tetapi syukur tidak terjadi sesuatu hal, tetapi begitu dibuka di dalamnya ada banyak buku dengan kulit berwarna biru tidak terlalu tebal, ukurannya kecil, dikemas dalam plastik kedap air atau vacuum sealer," tandas Yes.
Dia menyebut, jumlahnya sangat banyak, kurang lebih 1.000-an. Yes pun penasaran dan akhirnya pergi ke Fedok. Sesampainya di lokasi benda itu, Yes kemudian mendokumentasikannya dengan masyarakat di situ.
"Saya juga ingatkan buku ini jangan dibuka, kita menjaga kemungkinan-kemungkinan yang tidak terjadi," pungkas Yes.
Baca juga: Keluhan Warga Noandale Terkait Kabel Listrik Telanjang, ULP PLN Rote Jadwalkan Pasang Kabel Baru
"Tapi begitu digunting plastik kemasannya dan dibuka, di dalam buku itu tertulis dalam bahasa Somalia, di dalamnya itu adalah Injil Lukas dan Injil Markus," cetus Yes lebih lanjut.
Tulisannya dalam bahasa Somalia, Injilika Sida Luukos dan Falimaha Rasuullada.
"Setelah saya posting di media sosial, saya direspon oleh Balai Penerjemah Alkitab dari Batam," kata Yes.
Peringati Hari Bumi ke-55, Kemenag Rote Ndao Tanam Pohon Matoa |
![]() |
---|
Penjabat Bupati Rote Ndao Tanggapi Perihal Jawaban Kadis PKO Rote Ndao di Sidang PTUN |
![]() |
---|
Serahkan Alsintan Bantuan Kementan RI, Penjabat Bupati Rote Ndao Ultimatum Petani |
![]() |
---|
Dua Kali di Desa Siomeda Rote Meluap, Rumah dan Persawahan Warga Terendam Banjir |
![]() |
---|
Begini Capaian Kinerja BNNK Rote Ndao di Tahun 2024 |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.