Berita Rote Ndao

Keluhan Warga Noandale Terkait Kabel Listrik Telanjang, ULP PLN Rote Jadwalkan Pasang Kabel Baru

Keluhan warga Dusun Noandale terkait kabel listrik telanjang, ULP PLN Rote Ndao jadwalkan pasang kabel baru

Penulis: Mario Giovani Teti | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/MARIO TETI
BUDI SUTRISNO - Manager ULP PLN Rote Ndao, Budi Sutrisno. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Mario Giovani Teti

POS-KUPANG.COM, BA'A - Menyikapi keluhan warga Dusun Noandale, Desa Helebeik, Lobalain terkait kabel listrik telanjang yang mengganggu keselamatan, pihak ULP PLN Rote Ndao siap tindaklanjut dengan penjadwalan khusus untuk mengganti kabel baru.

Hal ini disampaikan Manager ULP PLN Rote Ndao, Budi Sutrisno saat ditemu di ruang kerjanya pada Kamis, 21 Maret 2024.

"Kabel kami siapkan dari gudang sendiri, kami buat penjadwalan khusus  untuk pemasangan kabel baru," ucap Budi.

Pada prinsipnya, diterangkan Budi, PLN berkomitmen memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat.

Perihal kabel listrik SR telanjang di Dusun Noandale, dijelaskannya, kabel SR sebenarnya dikeluarkan PLN untuk pelanggan per rumah hanya 50-60 meter, selebihnya pelanggan menyiapkan sendiri.

Sementara pemasangan untuk pelanggan di Dusun Noandale sepanjang 900 sampai 1.000 meter.

"Tapi kabelnya kami tetap siapkan, sudah ada kabelnya," tutur Budi.

Terkait ada oknum PLN Rote yang meminta pelanggan menyetorkan uang Rp 200 ribu untuk membayar pihak ketiga dalam pemasangan kabel, Budi menegaskan, akan menindak dengan tegas  jika benar oknum itu dari petugas PLN Rote Ndao.

Baca juga: Viral Truk Berlebihan Muatan Tersangkut Kabel Listrik di Kawsan Jalan Cendana

"Jika ada oknum PLN yang benar kalau meminta uang dari pelanggan, tidak ada toleransi, kita tindak. Bisa jadi oknum PLN itu orang luar yang mengaku diri dari PLN Rote," tegas Budi.

Dia menerangkan, kejadian kabel telanjang di Dusun Noandale, alhasil terjadi over spanning sebab kabel SR kropos sehingga harus perluasan JTR (jaringan tegangan rendah).

"Kita ada kabel SR, kita upayakan rehab kabel SR di Noandale, lalu terkait tiang listrik dan kabel permanen masih dalam usulan. Prioritas kita kabel yang kropos diganti," ungkap dia.

Budi menyarankan, ke-16 pelanggan di Dusun Noandale yang terganggu akibat kerusakan kabel, perlu swadya selang saat pemasangan kabel SR yang baru untuk mengurangi gesekan pada kayu.

"Pemasangan listrik jangka panjang sudah diusulkan," beber dia.

"Jika ada oknum yang minta paksa uang kepada pelanggan itu tidak benar, semua transaksi sudah serba mobile, kecuali ada kedukaan untuk los strum," terang Budi lagi.

Halaman
12
Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved