Berita Manggarai Timur

Boni Hasudungan Minta Kades Ambil Langka Konkrit Turunkan Stunting dan Kemiskinan Ekstrem

Penjabat Bupati Manggarai Timur Boni Hasudungan Siregar minta kades ambil langkah konkrit turunkan stunting dan kemiskinan ekstrem

Penulis: Robert Ropo | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/HO-
BUKA MUSRENBANG - Penjabat Bupati Manggarai Timur, Ir. Boni Hasudungan Siregar membuka Musrenbang RKPD Tahun 2025 tingkat Kecamatan Lamba Leda Timur, Kamis 14 Maret 2024. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Robert Ropo

POS-KUPANG.COM, BORONG - Penjabat Bupati Manggarai Timur (Matim) Ir. Boni Hasudungan Siregar membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan Rencana Kerja Perangkat Daerah (Musrenbang RKPD) Tahun 2025 Tingkat Kecamatan Lamba Leda Timur, Kamis, 14 Maret 2024.

Berdasarkan rilis yang diterima POS-KUPANG.COM, Jumat 15 Maret 2024, Boni Hasudungan Siregar memberikan arahan dan penekanan pelaksanaan pembangunan Kabupaten Manggarai Timur dalam 1 tahun masa jabatannya.

Setelah mendengarkan laporan dari Camat Lamba Leda Timur tentang kondisi wilayah, potensi dan hambatan serta kebutuhan masyarakat setempat, Boni Hasudungan Siregar menyampaikan tugas pokoknya selama 1 tahun ke depan.

"Tugas utama seorang Pj Bupati Manggarai Timur adalah menurunkan angka stunting, menurunkan angka kemiskinan ekstrem, menekan inflasi dan memastikan proses pilkada berlangsung dengan aman dan sukses. Untuk melaksanakan tugas ini, saya butuh dukungan kita semua. Bukan hanya selama saya menjadi penjabat, tetapi ini adalah mimpi besar bersama untuk Manggarai Timur. Disinilah pentingnya perencanaan dilakukan dengan benar. Kita tahu apa yang kita butuhkan, buat skala prioritas lalu bersama kita wujudkan dengan kerja keras," kata Boni Hasudungan Siregar.

Boni Hasudungan Siregar juga menekankan langkah-langkah konkrit yang sebaiknya diambil para kepala desa (Kades) terkait penanganan stunting dan penurunan kemiskinan ekstrem.

Baca juga: HUT ke-50, PPNI Manggarai Timur Gandeng TNI-Polri dan Pemerintah Kecamatan Borong Bersih Sampah 

Di antaranya adalah pendataan yang valid terkait jumlah ibu hamil terutama ibu hamil dengan kondisi Kekurangan Energi Kronis (KEK).

Menurutnya, data yang akurat akan berpengaruh pada jenis penanganan yang tepat sasaran.

"Ketika bumil sehat maka bayi lahir akan sehat dan bebas stunting. Data yang valid juga akan berpengaruh pada pemberian bantuan yang tepat sasaran untuk keluarga miskin, ibu hamil, kaum disabilitas dan anak-anak stunting," katanya.

Pada kesempatan itu, salah seorang penyandang disabilitas Fatriania Al asal Compang Wunis difasilitasi oleh Penjabat Bupati Manggarai Timur bersama Kadis Sosial untuk mendapatkan kartu anggota BPJS.

Selain itu juga diserahkan bantuan sosial beras sebanyak 59 ton beras untuk Kecamatan Lamba Leda Timur.

Pada hari yang sama, Penjabat Bupati Manggarai Timur didampingi Kepala Dinas Kesehatan Manggarai Timur menerima sertifikat tanah dari Kepala Desa Arus. Tanah ini merupakan tanah yang diserahkan oleh masyarakat Desa Arus untuk peningkatan status Puskesmas Pembantu Arus menjadi Puskesmas Arus.

Baca juga: BMKG Perkirakan Manggarai Timur dan Manggarai Hujan dan Wilayah Lain Terjadi Petir

Masyarakat berkomitmen membantu pemerintah untuk meningkatkan derajat kesehatan mereka melalui penyediaan sarpras kesehatan yang memadai. (rob)

Berita Manggarai Timur Lainnya

Ikuti berita POS-KUPANG.com di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved