Berita Kota Kupang

DPRD Kota Kupang Minta Penanganan Jalan Taebenu Perlu Kajian Teknis Pemerintah

Jalan Taebenu yang merupakan jalan penghubung dari Oebufu menuju Naimata, Kota Kupang telah mengalami keretakan yang parah akibat cuaca ekstrem

Penulis: Elisabeth Eklesia Mei | Editor: Edi Hayong
POS-KUPANG.COM/HO
Ketua Komisi III DPRD Kota Kupang, Adrianus Anselmus Tali 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Eklesia Mei

POS-KUPANG.COM, KUPANG- DPRD Kota Kupang minta agar penanganan Jalan Taebenu, Kelurahan Oebufu, Kota Kupang perlu dilakukan kajian teknis oleh Pemerintah Kota Kupang.

Hal itu ditegaskan Ketua Komisi III DPRD Kota Kupang, Adrianus Anselmus Tali saat diwawancarai POS-KUPANG.COM, Rabu 13 Maret 2024.

Diketahui, Jalan Taebenu yang merupakan jalan penghubung dari Oebufu menuju Naimata, Kota Kupang telah mengalami keretakan yang parah akibat cuaca ekstrem.

Terkait hal itu, Adrianus Tali mengingatkan bahwa sejak awal, dirinya telah menyampaikan bahwa untuk penanganan jalan Taibenu itu tidak sekedar perbaikan seperti yang ada saat ini.

"Seharusnya penanganan Jalan itu didahului dengan sebuah kajian teknis yang komprehensif," ujarnya.

Menurut Adrianus, tujuan dilakukan kajian itu untuk mengetahui kondisi tanah di daerah Jalan Taebenu, sehingga bisa didapatkan sebuah perencanaan yang pasti.

Hal itu, lanjutnya, terkait dengan apa-apa saja yang harus dikerjakan guna mendukung penanganan. Selain itu, bangunan-bangunan apa saja yang harus dibuat di daerah tersebut.

"Contohnya itu, pembangunan bronjong, tembok penahan, pembuatan saluran drainase dan bangunan pelengkap lainnya. Semua itu perlu diperhatikan," ujarnya.

Baca juga: Jalan Taebenu Rusak Parah, Pengendara Tidak Bisa Lewat

Baca juga: DPRD Sebut Perbaikan Jalan Taebenu di Kota Kupang Lemah Perencanaan

Dalam proses kajian, kata Adrianus, memang akan membutuhkan anggaran yang besar. Namun pada akhirnya anggaran itu akan benar-benar membawa manfaat dalam penanganan kondisi jalan tersebut.

"Kalau sistimnya hanya memperbaiki kondisi jalannya saja maka tetap akan mengalami kerusakan," imbuhnya.

Adrianus menambahkan, dalam proses penanganan tidak telepas dari partisipasi masyarakat guna mendukung upaya-upaya pemerintah menangani kondisi jalan tersebut.

"Saat ini, sebaiknya jalan (Taebenu) tersebut ditutup dulu, kalau memang kondisinya sudah tidak layak sehingga tidak menimbulkan masalah lain, seperti kecelakaan dan lainnya," pesannya.

"Masyarakat sekitar juga harus waspada terhadap kemungkinan terjadinya longsor di daerah itu," tambahnya. (cr20)

Ikuti Berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved