Selasa, 12 Mei 2026

Renungan Harian Katolik

Renungan Harian Katolik Senin 4 Maret 2024 Berjudul, Yesus Berjalan Lewat…Lalu Pergi

Keyakinan yang diperoleh hanya lewat pelayannya itu akhirnya membuahkan hasilnya dan dia menjadi sembuh

Tayang:
Editor: Edi Hayong
dok-pribadi Bruder Pio Hayon SVD
Bruder Pio Hayon SVD menulis Renungan Harian Katolik untuk hari Senin 4 Maret 2024 

POS-KUPANG.COM- Renungan Harian Katolik berikut ini ditulis Bruder Pio Hayon SVD mengangkat judul, Yesus Berjalan Lewat…Lalu Pergi.

Renungan Harian Bruder Pio Hayon SVD Hari Senin Prapaskah III merujuk pada Bacaan I: 2Raj. 5: 1-15a, Injil : Luk. 4: 24-30

Berikut ini teks lengkap Renungan Harian Katolik yang ditulis, Bruder Pio Hayon SVD hari ini.

Saudari/a yang terkasih dalam Kristus

Salam damai sejahtera untuk kita semua. Setiap jejak langkah Yesus ke mana Dia pergi akan selalu menjadi tempat di mana Dia harus mengajarkan atau membuat mujizat.

Semua tempat-tempat itu menjadi ‘ladang’ Yesus menabur benih firmanNya. Tetapi tidak semua tempat itu benih itu akan tumbuh dan menghasilkan buah.

Ada tempat di mana Yesus tak diterima maka benih pun tak ditaburkan. Mereka butuh pertobatan agar benih firman itu bisa ditaburkan di tempat mereka.

Saudari/a yang terkasih dalam Kristus

Hari ini kita sudah memasuki pekan prapaskah ketiga. Pada hari pertama pekan ini kita kembali merenungkan dan merefleksikan tentang perutusan dan segala macam hal yang bisa membuat tugas perutusan itu tidak berjalan.

Dalam bacaan pertama dalam kitab Raja-raja, mengisahkan tentang Nabi Elisa yang menyembuhkan seorang asing, Naaman, panglima Aram yang telah menderita kusta.

Baca juga: Renungan Harian Katolik Minggu 3 Maret 2024 Berjudul, Cinta Akan RumahMu…

Allah mengutus Nabi Elisa untuk menyembuhkan orang Aram itu dan menjadi sembuh hanya dengan mandi tujuh kali di sungai Yordan dan menjadi pulih sesuai dengan perintah nabi Elisa. Walaupun Naaman itu gusar hatinya tentang perintah itu tetapi dia pergi juga.

Dan hasilnya dia menjadi sembuh. Sedangkan ada begitu banyak orang kusta di Israel tak ada satupun orang yang disembuhkan. Bangsa Israel telah jatuh dalam dosa dan tidak mengikuti jalan Tuhan maka tak ada mujizatpun terjadi di tempat mereka.

Hanya seorang asing seperti Naaman itulah Tuhan berkenan karena dia mencari “penyembuhan” di Israel karena mendengar tentang seorang Nabi yang mampu menyembuhkan ada di Israel.

Keyakinan yang diperoleh hanya lewat pelayannya itu akhirnya membuahkan hasilnya dan dia menjadi sembuh. Belaskasih Allah selalu besar kepada semua orang yang mau mencariNya dengan penuh kerendahan hati dan iman yang teguh.

Dan bagi mereka yang pergi dengan keangkuhan akan ditolak oleh Allah. Tak ada keselamatan di dalam mereka. Dan itu terlihat jelas dalam bacaan Injil pada hari ini. Dan itu terjadi di tempat asalNya sendiri Nazareth.

Sumber: Pos Kupang
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved