Minggu, 10 Mei 2026

Timor Leste

Menlu Timor Leste Soroti Penguatan Ketahanan Kolektif ASEAN

Timor Leste yang merupakan negara termuda di Asia, telah berstatus sebagai pengamat di Asean dari tahun 2022 hingga 2025. 

Tayang:
Editor: Ryan Nong
POS-KUPANG.COM/HO
Menteri Luar Negeri dan Kerja Sama Timor Leste (MNEC) Bendito dos Santos Freitas dalam Forum Menteri Luar Negeri se ASEAN di Cebu Filipna. 

POS-KUPANG.COM,CEBU - Menteri Luar Negeri dan Kerja Sama Timor Leste (MNEC) Bendito dos Santos Freitas menyoroti aspek pengutan ketahanan kolektif organisasi negawa di kawasan Asia Tenggara. 

Berbicara dalam pertemuan Menteri Luar Negeri ASEAN dan Petemuan Menteri Ekonomi ASAN yang berlangsung pada 7 Mei di Cebu Filipina, Menlu Benito dos Santos menekankan pentingnnya memperkuat ketahanan kolektif  ASEAN melalui penignakatan koordinasi regional, konektivitas energi, ketahanan rantai pasokan dan koherensi kelembagaan di ketiga pilar ASEAN.

Baca juga: Timor Leste Akan Disambut Jadi Anggota Penuh di KTT ASEAN 2026

Dalam pertemuan tersebut , Menteri Bendito juga menyoroti pentingnya menjaga laut terbuka, kebebasan navigasi, rantai pasokan yang stabil dan tatanan internasional berbasis aturan untuk melestarikan perdamaian regional, kepercayaan ekonomi dan pembangunan berkelanjutan di kawasan.

Bendito pun menegaskan kembali komitmen Timor Leste untuk mendukung inisiatif ASEAN yang bertujuan memperkuat keamanan energi dan pangan regional, termasuk melalui koordinasi yang lebih besar, pengembangan energi terbarukan, infrastruktur  yang tangguh, dan mekanisme kesiapsiagaan darurat regional.

Anggoa penuh ASEAN

Adapun pertemuan tersebut merupakan bagian dari Konferensi Tingkat Tinggi Asean yang dilaksanakan di Cebu Filipina. KTT ASEAN 2026 pun secara resmi akan menyambut Republik Demokratik Timor Leste sebagai anggota penuh.

Adapun KTT ASEAN 2026 Filipina menjadi Konferensi ke-48 sejak terbentuk pada 1967 di Bangkok melalui Deklarasi Bangkok.

Timor Leste yang merupakan negara termuda di Asia, telah berstatus sebagai pengamat di Asean dari tahun 2022 hingga 2025. 

"Tahun ini kami menyambut Timor Leste sebagai anggota penuh Asean, yang mencerminkan relevansi berkelanjutan dari kerja sama regional dan komitmen bersama kita terhadap cita-cita multilateralisme," kata Presiden Filipina, Ferdinand Marcos Jr.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Filipina untuk Urusan Asean, Dominic Xavier Imperial, mengatakan bahwa pihaknya berharap dapat dukungan bagi Protokol Cebu yang diusulkan untuk amandemen Piagam Asean, akan membuka jalan bagi masuknya Timor Leste dalam blok regional tersebut.

Pekan ini Filipina akan jadi tuan rumah bagi KTT Asean ke-48 dengan salah satu agendanya yaitu menyambut Timor Leste secara resmi sebagai anggota penuh Asean.

"Ini akan menjadi amandemen pertama dalam piagam tersebut sejak ditandatangani pada tahun 2007, yang berkaitan dengan integrasi penuh Timor Leste ke dalam blok regional, yang mencerminkan penguatan kelembagaan Asean yang berkelanjutan," kata Imperial.

Imperial pun menegaskan kembali bahwa KTT Asean kali ini akan fokus pada tiga topik utama yaitu mengenai isu keamanan energi, keamanan pangan, dan keselamatan warga negara Asean.

“Di tengah meningkatnya ketidakpastian geopolitik dan tantangan regional yang terus berkembang, Filipina menggarisbawahi pentingnya memperkuat otonomi strategis kawasan yang dipandu oleh sentralitas Asean, meningkatkan koordinasi kita sebagai komunitas bangsa-bangsa, dan menegaskan kembali tekad kita pada prinsip-prinsip hukum internasional yang telah lama ada,” ujar dia. (*)

 

Ikuti berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved