KKB Papua

Ditembak KKB Papua di Intan Jaya, Personel Brimobda NTT Ini Dianugerahi Kenaikan Pangkat Luar Biasa

Bharaka Rani Yohanes Seran, personel Brigade Mobil (Brimob) Kepolisian Daerah (Polda), Nusa Tenggara Timur dianugerahi kenaikan pangkat luar biasa.

Penulis: Frans Krowin | Editor: Frans Krowin
ISTIMEWA/POS-KUPANG.COM
NAIK PANGKAT - Bharaka Rani Yohanes Seran, salah satu korban yang terkena tembakan ketika diserang KKB Papua, kini mendapat anugerah kenaikan pangkat satu tingkat lebih tinggi. 

POS-KUPANG.COM - Bharaka Rani Yohanes Seran, personel Brimob Polda NTT yang sebelumnya mengalami luka tembak pada kaki kiri dalam kontak tembak dengan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Intan Jaya, Papua, dianugerahi kenaikan pangkat satu tingkat lebih tinggi. Pemberian pangkat menjadi Abripda itu berlangsung dalam upacara kenaikan pangkat luar biasa di Markas Polda NTT, Kamis 29 Februari 2024.

Wakil Kepala Polda NTT, Brigjen Pol Alwi Setiyono, memimpin langsung upacara kenaikan pangkat luar biasa bagi Bharaka Rani Yohanes Seran tersebut.

Dalam sambutannya, Awi mengatakan, kenaikan pangkat ini merupakan penghargaan atas dedikasi dan pengorbanan Abripda Rani Yohanes Seran dalam menjalankan tugas operasi di Papua.

Operasi yang dikenal dengan nama Satgas Operasi Damai Cartenz ini, lanjut dia, menjadi tonggak penting dalam upaya mewujudkan perdamaian, keamanan, dan penegakan hukum terhadap Kelompok Kriminal Bersenjata di Papua.

Awi menjelaskan, bahwa saat itu tim Satgas Damai Cartenz diserang KKB Papua di Intan Jaya. Peristiwa itu terjadi pada 21 November 2023 silam.

Penyerangan itu terjadi setelah Tim Satgas Ops Damai Cartenz baru saja selesai melaksanakan tugasnya, melakukan olah tempat kejadian perkara atas tindak kejahatan yang terjadi di Distrik Titigi.

Dalam serangan mendadak tersebut, Abripda Rani Yohanes Seran terkena tertembak. Korban terkena tembak di bagian kaki kiri.

Sementara dalam insiden yang sama, serangan Kelompok Separatis Teroris itu mengakibatkan anggota Satgas Damai Cartenz lainnya, yakni Bharrada Bonifasius Boy Djawa, gugur di lokasi kejadian.

"Jadi, kenaikan pangkat itu, bukan hanya sebagai prestasi individual yeyapi juga hasil dari dedikasi, loyalitas, dan pengabdian yang luar biasa dari setiap anggota,” ujarnya.

Ia juga menyebutkan bahwa Satgas Ops Damai Cartenz selama ini telah berhasil menunjukkan performa terbaiknnya yang membanggakan. Satgas Ops Damai Cartenz juga telah memperlihatkan tugas dan tanggung jawabnya yang total pada bangsa dan negara.

Pada bagian lain, Alwi berharap agar dengan kenaikan pangkat tersebut, Abripda Rani Yohanes Seran semakin mendapatkan kepercayaan untuk melaksanakan tugas dengan lebih tangguh dan berkualitas.

Baca juga: Selandia Baru Puji Cara Polisi Tangani Kasus Penyanderaan Pilot Susi Air oleh KKB Papua

Ia juga mengingatkan untuk terus mengembangkan diri, meningkatkan kemampuan, serta menjunjung tinggi etika dan integritas sebagai seorang anggota kepolisian.

Pemberian pangkat luar biasa ini menjadi motivasi bagi Abripda Rani Yohanes Seran untuk terus berkomitmen, bekerja keras, dan menjadi teladan bagi anggota kepolisian lainnya. "Selamat kepada Abripda Rani Yohanes Seran yang hari ini menerima kenaikan pangkat luar biasa. Jadilah motivator bagi yang lain," tandasnya. (*)

Ikuti Pos-Kupang.Com di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved