Berita NTT
Realisasi Dana Tambahan Perbaikan Jalan di NTT Capai Rp790 Miliar
untuk 17 ruas jalan di 13 kabupaten/kota yang dilakukan pada Agustus sehingga total alokasi dana mencapai Rp821 miliar.
Penulis: Agustina Yulian Tasino Dhema | Editor: Rosalina Woso
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Asti Dhema
POS-KUPANG.COM, KUPANG - Alokasi kegiatan fisik Dana tambahan untuk perbaikan jalan di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) hingga 31 Desember 2023 telah mencapai Rp790 Miliar.
Kementerian Keuangan melalui Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan atau DJPb NTT, Catur Ariyanto Widodo mengatakan alokasi kegiatan fisik ini sejalan dengan realisasi kegiatan fisik senilai Rp790,37miliar.
"Peningkatan jalan daerah ini kenapa dialokasikan di belanja barang bukan dialokasikan di belanja modal karena nantinya setelah jadi, jalan akan diserahkan kepada pemerintah daerah. Kalau itu merupakan jalan nasional maka alokasinya biasanya ada di belanja modal,"jelas Catur pada Jumat, 16 Februari 2024.
Ruas jalan daerah yang sudah melakukan peningkatan konektivitas menggunakan dana tambahan alokasi senilai Rp790 miliar ini yakni duplikasi Jembatan Liliba di Kota Kupang, peningkatan Jalan Kenari-Warloka Kabupaten Manggarai Barat, peningkatan Jalan Kurubhoko-Mawu Kabupaten Ngada, peningkatan Jalan Sp. Waikomo-Belobatang-Wulandoni Kabupaten Lembata dan peningkatan Jalan Cepang-Sp Melo-Bangka Sumba Kabupaten Manggarai.
Baca juga: Ketua Bappilu DPD PDIP NTT: Kami Tidak Pernah Buka Ruang Kompromi Kejahatan Politik Dalam Parlemen
Sebelumnya disampaikan Catur, alokasi dana tambahan untuk perbaikan jalan daerah untuk Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) mencapai Rp 821 miliar hingga periode Agustus 2023. Alokasi tambahan sesuai dengan Inpres Nomor 3 Tahun 2023 berupa peningkatan 28 Ruas Jalan dan 1 Ruas Jembatan pada 19 Kabupaten/Kota di Seluruh NTT.
Catur merinci, total alokasi tahap I mencapai Rp 285,88 miliar untuk 11 ruas jalan di 8 kabupaten/kota dan tahap II mencapai Rp 532,52 miliar untuk 17 ruas jalan di 13 kabupaten/kota yang dilakukan pada Agustus sehingga total alokasi dana mencapai Rp821 miliar.
Peningkatan konektivitas jalan daerah ini melalui 3 tahap yakni tahap 1a sepanjang 81,91 Km terdapat 14 Paket terdiri dari 11 Paket Fisik dan 3 Pengawasan. Kemudian tahap 1b ruas jalan sepanjang 139,27 Km 40 m (Jembatan Liliba) ada 23 Paket terdiri dari 17 Paket Fisik dan 6 Pengawasan dan tahap 1c sepanjang 2 Km hanya satu paket.
Percepatan peningkatan konektivitas jalan daerah untuk memberikan manfaat maksimal dalam mendorong perekenomian nasional maupun daerah, menurunkan biaya logistik nasional, menghubungkan dan mengintegrasikan dengan sentra-sentra ekonomi, membantu pemerataan kondisi jalan yang mantap dan upaya mendukung pencapaian target RPJMN 2020-2024.(dhe)
Ikuti Berita POS-KUPANG.COM Lainnya di GOOGLE NEWS
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/epala-Kantor-DJPb-NTT-Catur-Ariyanto-Widodo.jpg)