Berita Sumba Timur

Jenazah Gadis Anakalang Diautopsi, Keluarga Minta Polisi Usut Tuntas Kematian Axi

Pelaksanaan autopsi jenazah Axi dipimpin dokter forensik, AKBP dr. Edi Hasibuan yang berlangsung sekitar dua jam lamanya

Penulis: Mutiara Christin Melany | Editor: Eflin Rote
POS-KUPANG.COM/HO
Proses autopsi jenazah Axi Rambu Kareri Toga alias Axi (16) di Kampung Madiata Lawi, Waiwala, Kecamatan Katiku Tana Selatan, Kabupaten Sumba Tengah, Selasa 30 September 2024. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Christin Malehere

POS-KUPANG.COM, WAINGAPU - Tim Dokter Forensik RSB Titus Uly Kupang didampingi Penyidik Satreskrim Polres Sumba Timur melakukan autopsi terhadap jenazah Axi Rambu Kareri Toga alias Axi (16) di Kampung Madiata Lawi, Waiwala, Kecamatan Katiku Tana Selatan, Kabupaten Sumba Tengah, Selasa 30 September 2024.

Pelaksanaan autopsi jenazah Axi dipimpin dokter forensik, AKBP dr. Edi Hasibuan yang berlangsung sekitar dua jam lamanya, dimulai pukul 12.15 wita hingga 14.15 wita.

Selama pelaksanaan autopsi, tampak keluarga korban dan warga setempat memadati lokasi untuk menyaksikan jalannya proses tersebut. 

Usai melaksanakan autopsi jenazah Axi, Dokter Forensik AKBP dr. Edy Hasibuan menjelaskan terkait pemeriksaan jaringan tubuh yang telah diambil akan diperiksa oleh Dokter Ahli Patologi Anatomi sehingga hasilnya dapat diketahui maksimal dua minggu pasca autopsi.

Pihaknya meminta kepada keluarga korban dan masyarakat agar tetap tenang, dan tidak tersulut emosi, serta tetap mempercayakan proses hukum kepada penyidik Satreskrim Polres Sumba Timur.

Minta Usut Tuntas

Kuasa Hukum keluarga korban, pengacara Umbu Kabunang Rudi YH mengatakan pihak keluarga korban mendukung penuh proses hukum yang dilakukan oleh penyidik termasuk proses autopsi guna mengungkap penyebab kematian korban.

“Sampai sejauh ini kami keluarga mendukung tindakan autopsi yang dilakukan oleh pihak kepolisian. Dan nanti saya sudah menjelaskan kepada keluarga apa yang menjadi keraguan nanti akan terjawab dari hasil autopsi. Baik itu misalnya bahwa korban Rambu Axi ini meninggal karena memang akibat gantung diri atau meninggal karena penyebab lain,” pungkasnya. 

Baca juga: Masyarakat Minta Polres Sumba Timur Usut Tuntas Kematian Gadis Anakalang

Sebelumnya, ARKT alias Axi (16) yang ditemukan meninggal dunia karena gantung diri di dalam kamar mandi salah satu toko di Kelurahan Prailiu, Kecamatan Kambera, kabupaten Sumba Timur, Kamis 18 Januari 2024 petang.

Tak lama berselang, SPKT Polres Sumba Timur bersama piket langsung bergerak ke lokasi kejadian lalu menemukan korban di dalam kamar mandi toko tersebut.

Setelah melakukan olah TKP, jenazah korban langsung dibawa ke RSUD Umbu Rara Meha untuk dilakukan pemeriksaan luar visum et repertum.

Pihak keluarga korban juga menolak autopsi dan ikhlas menerima kematian korban, sehingga usai visum, pihak keluarga langsung membawa pulang jenazah korban ke kampung halamannya di Anakalang, Kabupaten Sumba Tengah. (zee)

Ikuti berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved