Berita Ende

Kembalikan Ende Sebagai Kota Pelajar di NTT, Pemkab Ende Jalin Kerjasama dengan Sejumlah Pihak

Kerjasama dalam bentuk kesepakatan dengan para pihak tersebut dilakukan untuk mengembalikan Ende sebagai Kota Pelajar di Provinsi NTT.

Penulis: Thomas Mbenu Nulangi | Editor: Eflin Rote
POS-KUPANG.COM/TOMMY MBENU NULANGI
Bupati Ende, Drs. Djafar Achmad saat menandatangani nota kesepakatan bersama dengan BPMP NTT di rumah jabatan Bupati Ende, Senin 29 Januari 2024. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Tommy Mbenu Nulangi

POS-KUPANG.COM, ENDE - Pemerintah Kabupaten Ende kembali menjalin kerjasama dengan sejumlah pihak untuk membangun daerah tersebut khususnya dalam bidang pendidikan.

Kerjasama dalam bentuk kesepakatan dengan para pihak tersebut dilakukan untuk mengembalikan Ende sebagai Kota Pelajar di Provinsi NTT.

Para pihak tersebut yakni Balai Penjamin Mutu Pendidikan (BPMP) NTT, Seameo Seamolec, dan Sekolah Tinggi Pembangunan Masyarakat (STPM) Santa Ursula Ende.

Acara penandatanganan nota kesepakatan bersama dengan para tersebut dilakukan di Rumah Jabatan Bupati Ende pada, Senin 29 Januari 2024 malam.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Ende, Mensy Tiwe mengatakan, harus diakui dalam membangun pendidikan di Kabupaten Ende tidak dapat dilakukan sendirian. Oleh karena itu harus ada kerjasama dengan para pihak untuk membangun pendidikan di daerah ini.

"Kita saksikan malam ini semua mereka hadir. Ada kepala BPMP, kepala DJP, ada kepala BPK, bersama dengan mitra Seameo Seamolec, google for education, dan STPM Santa Ursula yang mana melakukan dengan cara mereka untuk membangun pendidikan di daerah ini," ungkapnya.

Mensy mengatakan, tentu ada misi besar yang ingin dicapai dalam kerja sama tersebut yakni mengembalikan Ende sebagai Kota Pelajar. Menurutnya secara historis Kota Ende sejak dahulu dikenal sebagain tempat berkumpul kaum terpelajar.

Namun seiring dalam perjalanan waktu, semua daerah sudah bersaing untuk membangun bidang pendidikan di daerah masing-masing. Karena itu Kota Ende harus bersaing untuk terus membangun pendidikan kekinian sehingga perlu adanya keterlibatan stakeholder terkait.

Sementara itu, Kepala BPMP NTT, Herdiana, ST., MBA menyampaikan bahwa, ada dua konsentrasi yang ingin dalam kesepakatan bersama tersebut diantaranya pertama meningkatkan literasi khususnya literasi membaca dan kedua penguasaan teknologi pendidikan.

Baca juga: Lagu Rakyat asal Ende, Ie Bele Wea Sering Dinyanyikan saat Sekolah , Ternyata ini Artinnya

"Karena tidak bisa dipungkiri lagi bahwa, kita harus mengadopsi semua perkembangan teknologi khususnya teknologi di bidang pendidikan. Ende juga bergandengan tangan dengan google for education sehingga Ende sudah bisa menjadi Kandidat Sekolah Rujukan Google (KSRG) yang mana menjadi sekolah pertama di Provinsi NTT. Mudah-mudahan ke depan bisa menjadi Sekolah Rujukan Google (SRG). Kami siap support," ujarnya.

Ia juga berharap, dengan adanya kerjasama tersebut dapat membawa kemajuan pendidikan di Kabupaten Ende sehingga misi mengembalikan Ende sebagai Kota Pelajar dapat tercapai.

Sementara itu, Bupati Ende, Djafar Achmad dalam sambutannya memberikan apresiasi kepada Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Ende yang telah menghadirkan sejumlah pihak untuk memajukan pendidikan di daerah tersebut.

"Saya bangga sekali kita semua hadir di tempat ini. Semoga apa yang kita bicarakan pada malam ini dapat membawa kemajuan pendidikan di Kabupaten Ende ini," ungkapnya. (tom)

Ikuti berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved