Berita NTT
NTT Terancam Kekeringan, Emanuel Kolfidus: Upaya Mitigasi Kekeringan Harus Diimplementasikan
Terkait dengan upaya lainnya, kata Emanuel, pemerintah juga bisa menyalurkan dana tanggap darurat kepada masyarakat terdampak.
Penulis: Elisabeth Eklesia Mei | Editor: Oby Lewanmeru
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Eklesia Mei
POS-KUPANG.COM, KUPANG - Melihat adanya ancaman kekeringan yang akan terjadi di Provinsi NTT, Anggota DPRD NTT, Emanuel Kolfidus menyebut upaya mitigasi kekeringan harus diimplementasikan secara baik.
Kepada POS-KUPANG.COM, Senin 29 Januari 2024, Emanuel Kolfidus menyampaikan, sebagai bentuk antisipasi terjadinya bencana kekeringan di NTT, pemerintah Provinsi maupun Pemerintah Kabupaten/Kota perlu melakukan upaya mitigasi dan diwujudkan dalam tindakan nyata, walaupun semua tindakan mengacu pada undang-undang.
"Ancaman kekeringan itu nyata di Provinsi NTT kita ini, sehingga upaya mitigasi dari pemerintah perlu ada adaptasi dan tindakan konkret sebagai bentuk implementasi yang baik," kata Emanuel
Menurut Emanuel, kekeringan dipastikan akan berdampak pada kekurangan sumber air, gagal tanam dan gagal panen. Yang mana, hal itu juga akan berdampak pada kelaparan dan wabah penyakit.
Baca juga: Masyarakat Weliman NTT Alami Krisis Air Bersih, Pemda Jajaki Pengadaan Sumur Bor
"Ini sudah menjadi persoalan kita bersama. Dengan demikian, harus ada kolaborasi dari setiap pemerintah, baik pemerintah Provinsi maupun Pemerintah Kabupaten/kota termasuk LSM atau pegiat sosial dan masyarakat pada umumnya," ungkapnya.
Terkait dengan upaya lainnya, kata Emanuel, pemerintah juga bisa menyalurkan dana tanggap darurat kepada masyarakat terdampak.
"Pastinya ada dana tanggap darurat yang disiapkan oleh pemerintah. Dan itu penting untuk masyarakat terdampak. Kita siap mendukung penuh untuk masyarakat kita," pungkasnya. (cr20)
Ikuti berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/KOlfidus.jpg)