Senin, 4 Mei 2026

Berita Kota Kupang

DPRD Kota Kupang Minta Pemerintah Kaji Drainase di Kelurahan Merdeka

Menurut Walde, sapaan akrab untuk Ketua Komisi IV DPRD Kota Kupang itu, permasalahan yang dialami beberapa sekolah itu telah berlangsung sejak lama.

Tayang:
Penulis: Ray Rebon | Editor: Eflin Rote
POS-KUPANG.COM/HO
Lingkungan SMAK Giovani di Kelurahan Merdeka Kota Kupang terendam banjir usai hujan mengguyur Kota Kupang 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ray Rebon

POS-KUPANG.COM, KUPANG - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah atau DPRD Kota Kupang meminta pemerintah untuk mengkaji drainase di Jalan Ahmad Yani, wilayah Kelurahan Merdeka, Kecamatan Kota Lama, Kota Kupang.

Pasalnya, drainase yang terletak di Jalan Ahmad Yani telah rusak dan berdampak pada beberapa sekolah di Kelurahan Merdeka, Kota Kupang digenangi banjir.

Permintaan tersebut disampaikan anggota DPRD Kota Kupang, Theodora Ewalde Taek.

Menurut Walde, sapaan akrab untuk Ketua Komisi IV DPRD Kota Kupang itu, permasalahan yang dialami beberapa sekolah itu telah berlangsung sejak lama.

Oleh sebab itu, menurut politisi perempuan dari Partai PKB Kota Kupang bahwa, perlu kajian dari pemerintah terkait sumber arus air yang setiap tahun menggenangi sekolah-sekolah dan pemukiman warga sekitar.

"Pemerintah harus berpikir dan merespon cepat permasalahan ini, serta perlu adanya kajian tentang permasalahan yang dihadapi sekolah-sekolah itu dengan melibatkan tim teknis atau dinas teknis," ungkapnya.

Menurut dia, pengkajian itu harus dilaksanakan saat ini atau dimusim penghujan.

Kata Walde, kawasan persekolahan merdeka atau Kelurahan Merdeka terletak di wilayah yang landai atau bawah, sehingga memasuki musim hujan dengan intensitas hujan tinggi maka, Kelurahan Merdeka akan mengalami kebanjiran.

Baca juga: Kawasan Persekolahan di Merdeka Langganan Banjir, Kepsek SMAK Giovani Minta Perhatian Pemerintah

"Permasalahan ini bukan baru terjadi, namun sudah terjadi sangat lama," ungkapnya.

Sebagai Ketua Komisi DPRD Kota Kupang, Walde melalui BPJG telah mengintervensi 3 sumur resapan untuk dibangun di kawasan sekolah, namun tidak mampu karena debit air yang sangat besar. (*)

Ikuti berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved