Breaking News

Natal dan Tahun Baru

Tanam Pohon, Awali Perayaan Natal Bersama Pemkab Sumba Barat Daya

Kenapa harus menanam? Hal itu karena saat ini telah terjadi  fenomena alam pergeseran  perubahan iklim sebagaimana terjadi sekarang ini.

Penulis: Petrus Piter | Editor: Oby Lewanmeru
POS-KUPANG.COM/PETRUS PITER
Penanaman pohon mengawali rangkaian perayaan Natal bersama Pemerintah Kabupaten Sumba Barat Daya di Lapangan Galatama Tambolaka, Sumba Barat Daya, Sabtu 6 Januari 2024. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Petrus Piter

POS-KUPANG.COM, TAMBOLAKA - Kegiatan menanam pohon oleh Bupati dan Wakil Bupati Sumba Barat Daya, dr.Kornelius Kodi Mete dan Marthen Christian Taka, S.IP bersama pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) lingkup pemerintahan Sumba Barat Daya, tokoh agama dalam hal ini Uskup Weetabula, Mgr.Edmund Woga dan ibu Pendeta GKS Mata, Irene Takandjandji, S.Th serta sejumlah tokoh agama dan tokoh masyarakat lainya  mengawali rangkaian kegiatan perayaan  natal bersama pemerintah Kabupaten Sumba Barat Daya di lapangan Galatama Tambolaka, Sumba Barat Daya, Sabtu 6 Januari 2024 sore.

Kegiatan menanam anakan pohon tersebut berlangsung di lahan kompleks rumah jabatan Bupati Sumba Barat Daya, tepatnya berada di depan lapangan Galatama Tambolaka, Sumba Barat Daya yang diawali dengan doa oleh Uskup Weetabula, Mgr.Edmund Woga.

Bupati Sumba Barat Daya, dr. Kornelius Kodi Mete dalam sambutannya pada perayaan natal bersama tersebut mengatakan, perayaan Natal kali ini, diawali dengan penananam pohon bersama sebagai tanda mencintai alam.

Baca juga: Sampah Kembali Menumpuk di Pinggir Jalan Raya Menuju Pasar Baru Obakomi Sumba Barat Daya

"Sore ini, Sabtu 5 Januari 2024, kita menanam 16 pohon dan berharap esok serta seterusnya, kita menanam lebih banyak lagi di lahan.masing-masing. Kita mulai menanam dari pekarangan rumah masing-masing, lahan kebun dan sebagainya. Jangan biarkan lahan terlantar begitu saja. Tanamlah dengan tanaman bermanfaat," ajaknya.

Kenapa harus menanam? Hal itu karena saat ini telah terjadi  fenomena alam pergeseran  perubahan iklim sebagaimana terjadi sekarang ini.

Karena itu dengan semangat Natal ini membawa kedamaian bersama termasuk kedamaian bersama alam sekitar.

Untuk itu, ia menghimbau masyarakat Sumba Barat Daya dan khususnya kepada para calon legislatif yang sekarang ini rajin turun ke pelosok-pelosok kampung agar mengkampanyekan pula menanam pohon kepada masyarakat.

Untuk mewujudkan hal itu, sebaiknya para calon legislatif datang membawa anakan pohon dan mengajak masyarakat bersama-sama menanam pohon mengawali kegiatan kampanye calon legislatif di suatu titik tertentu. Hal itu sangat bernilai positip menjaga kesimbangan alam ini.

Baca juga: Kades Radamata Sumba Barat Daya Gandeng Babinkamtibmas dan Babinsa Lakukan Operas Miras

Lebih lanjut, dikatakan, perayaan natal bersama kali ini adalah perayaan natal terakhir bersamanya sebagai Bupati Sumba Barat Daya karena masa jabatannya akan berakhir pada tanggal 8 September tahun 2024 ini. Hal itu berbeda dengan Bapa Wakil Bupati  Sumba Barat Daya, Marthen Christian Taka, S.IP yang kalau bertarung lagi dan terpilih pada pemilu kepala daerah, Nopember 2024 maka masih merayakan natal bersama lagi.

Untuk itu, ia mengucapkan selamat merayakan natal penuh sukacita dan penuh damai kepada masyarakat Sumba Barat Daya. Suka cita dan damai tidak hanya kepada sesama umat tetapi damai dengan alam semesta.

Perayaan Natal bersama pemerintah Kabupaten Sumba Barat Daya digenapi firman Tuhan melalui ibadah Ekumene yang dipimpin Pendeta GKS Mata Tambolaka, Sumba Barat Daya, Pendeta Irene Takandjandji, S.Th dan Pastor Paroki Santo Arnoldus Jassen Tambolaka, Sumba Barat Daya, Ferdinandus Ganti, SVD. (*)

Ikuti berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved